New Wendit Water Park : Keren!

sudah berapa tahun nggak ke Wendit?
Tempat yang dikenal orang Malang sebagai tempat *madhakno rupo* sudah lama nggak aku kunjungin, terakhir SD kali ya…

Beberapa hari lalu aku lihat liputannya di Trans7. kok keren banget, ada pemandian alam, kolam spa, cafe, dan flying fox. Dan tempatnya bersiiihhh banget.
Jadilah aku berangkat kesana, rame2…

Berangkat jam 08.00 wah ruameee banget, memang sih ada monyet kecil2 di halaman depan, tapi mereka ga gitu mengganggu (seingatku dulu mereka sangat suka mendatangi pengunjung).
Bayarnya murah : Dewasa Rp. 5.200, anak-anak Rp. 2.700..
setelah masuk, kami berjalan lurus ke mulut “buto”, didalem buto ini di lorongnya terdapat ornamen2 dinding yang menggambarkan kehidupan monyet berdampingan dengan manusia..


Mulut Buto


Ornamen dindingnya, keren ya…

di dalam tempat wisata, ada playground, dan ada penjual makanan tradisional (inget jaman SD, rek), gulo kacang, kacang rebus, melinjo rebus..

yang paling seru, ya ada kolam renang. Untuk dewasa cukup luas, dan bentuknya nggak standard (kolam kotak), lebih mengikuti sumber air dibawahnya . (di wendit menggunakan sumber air dari alam bukan air PDAM yang berkaporit).
di tempat anak2 lebih rame dan heboh lagi karena ada cangkir besar diatas kolam yang kalo penuh bisa tumpah sewaktu waktu…


Kolam Renangnya bagus

Penasaran pengen berenang, aku menengok kolam spa. Murah, tiketnya hanya Rp. 10.000, dan disana ada pelayanan spa, seperti Full spa Treatment (110 rb), Body Scrub (35rb), hand and Foot Massage, back Massage dll…
di Kolam Spa ini aku berenang, dengan dasar kolam dari batu batuan alam (agak berlumut sih licin), airnya dingin dan seger banget… ditambah dengan taburan bunga mawar di airnya… wah keren banget… dan gak gitu rame disini…
Mungkin karena air sumber alam, yah…. jadi abis berenang nggak kerasa dingin, kulit enggak kering, dan enggak terasa lengket…



Kolam Spa

Peranan Manager dalam Bisnis

Dari Milis TDA Ngalam :

Setiap bisnis pada intinya adalah organisasi pemasaran. We are in
making money business. Peter Drucker mengatakan bahwa peranan manajer
bisnis hanyalah dua: melakukan inovasi dan pemasaran.

Banyak saya lihat mereka justru sibuk dengan aktivitas rutin produksi,
administratif dan didesak waktu. Semua aktivitas itu tidak terkait
langsung dengan pemasaran atau making money. Ini adalah fakta yang
mengejutkan.

Sibuk tidak sama dengan produktivitas, kata Tim Ferris. Menyibukkan
diri juga bisa menjadi salah satu bentuk kemalasaan, katanya. Kenapa?
Karena orang sibuk tidak berarti dia berpikir. Orang sibuk belum tentu
inovatif. Kebanyakan orang mencari kesibukan adalah untuk menemukan
bentuk lain dari comfort zone. Ada benarnya pendapat penulis buku
terlaris The 4 Hours Work-week ini.

Brad Sugars menawarkan pembagian yang lebih adil: 50% fokus untuk
pemasaran, 50% untuk delivery (produksi, administrasi, dsb). Adalah
penting sekali bagi pemilik dan pengelola bisnis untuk mengembangkan
kebiasaan untuk berpikir tentang hasil pemasaran dan penjualan setiap
saat.

——————————————-
Banyak pendapat yg meng’claim’ bahwa orang sibuk adalah orang yg
terjebak di ‘ZONA NYAMAN’. Aku dulu bingung dg pernyataan tsb. Tp
setelah coba dipahami….ternyata benar juga. Orang sibuk tdk berpikir
ttg penjualan…atau marketing…dia hanya menjalankan apa yg harus
dikerjakan. Tidak ada inovasi….tidak ada waktu merenung….mengambil
jarak dr segala aktivitas bisnisnya….dan melihat dari sisi orang
luar ttg hiruk pikuk aktivitas usahanya.

Coba bayangkan Anda sebagai burung yg sedang mengamati kegiatan di
bisnis Anda. Sebagai burung tentu saja Anda tdk terlibat di dalamnya.
Banyak yg bisa diamati…dr pengamatan tsb banyak yang bisa
diperbaiki, ditingkatkan, atau malah ditiadakan. Hal2 tsb tdk bisa
dilakaukan jika Anda terjebak di kesibukan rutinitas harian.

inovasi dan thinking big itu sangat penting,
ambil contoh Bill Gates. Saya melihat beberapa poin yang bisa
dipelajari dari Bill Gates:

1. Fokus: Selama hampir 30 tahun Bill Gates sudah membuktikan
pentingnya fokus pikiran dan tindakan. Dia nggak pindah dari domain
yang di pahami betul yaitu software. Dia mendominasi software secara
umum dan khususnya sistem operasi. Dengan fokus maka kita memiliki
kemampuan untuk tetap konsisten ditengah kesulitan.

2. Berpikir besar: Bersama dengan fokus, memiliki mimpi besar dan
keinginan besar untuk mengejar dengan satu arah yang jelas membuat
Gates berbeda dari entrepreneur lainnya. Entrepreneur harus
menumbuhkan kepercayaan diri dalam dirinya dan timnya bahwa mereka
dapat menjadi pemenang dan menguasai dunia.

3. Passion: kalo sesuatu memang layak untuk dikerjakan, maka kerjakan
dengan layak juga. Mulai proyek terima kasih sampe ke proyek kelas
kakap, kerjakan dengan sebaik2nya karena produk/jasa yang dilakukan
dengan kualitas baik maka meningkatkan nilai kualitas pribadi atau
perusahaan. Selain itu lakukan inovasi secara berkesinambungan,
lakukan perubahan secara konstan. Semakin fleksibel kita terhadap
perubahan, kita akan menjadi semakin sukses.

4. Selalu belajar dan melakukan inovasi: walaupun drop out dari
universitas, Bill Gates mungkin membaca dan menulis lebih banyak
daripada kita. Dalam prosesnya, dia telah mencapai batas atas
pendidikan formal. Pendidikan formal memang penting, tapi lebih
penting untuk menyadari untuk belajar dari proses kehidupan.
Pengetahuan itu tidak terbatas. Walaupun kita tetap terus berusaha
belajar tanpa putus selama hidup kita, sebetulnya kita belum menyentuh
permukaan dari pengetahuan itu sendiri. Pengetahuan akan menghasilkan
kebijaksanaan – bukan malah menjadi arogansi atau sombong.

5. Beramal dan Bersedekah: Bill Gates dengan yayasannya bergandeng
tangan dengan Willam secara aktif memberikan bantuan untuk penderita
malaria, cancer dan AIDS. Sekarang banyak juga perusahaan Indonesia
yang melakukan kegiatan sosialnya dengan program CSR, tapi kalo
diperhatikan dari sekian banyak daftar orang terkaya di Indonesia, kok
tetep aja ya kemiskinan meningkat?

Memang sih setiap orang sukses atau orang besar selalu memiliki
kontroversi. Ada yang tidak setuju dengan cara Gates untuk mendapatkan
yang dia miliki sekarang, tapi ada juga yang nggak bisa mengabaikan
kontribusi Gates di industri TI. Bagaimanapun juga, sejarah akan
mengenal Gates dari apa yang dia hasilkan dari usia muda hingga akhir
hidupnya.

Memerangi kelaparan, memberantas kemiskinan dan memberikan pendidikan
layak bagi yang tidak mampu adalah tujuan sebenarnya dari setiap orang
yang peduli pada nilai kemanusiaan dan kualitas hidup di dunia ini.



Rubrik Tips Metro Sawiran Juni 2008

Tanggal 1 Juni lalu, kita dibuat terperangah dengan berita di televisi. Hujan uang di Serang Banten! Sebuah pesawat ringan menghujani Serang, Banten dengan uang pecahan 1.000 – 10.000 sejumlah 100 juta rupiah.

Hal ini dilakukan oleh Motivator, Tung Desem Waringin untuk mempromosikan buku terbarunya “Marketing Revolution”, dan di tayangan yang sama dia menyatakan “Perang Anti Marketing” ang pada dasarnya dia menganggap bahwa promosi yang biasa dilakukan orang seperti, spanduk, baliho, dan iklan, adalah “membuang uang belaka” dan tidak efektif.

Terlepas dari kontroversi cara promosi yang dilakukan Tung ditengah kondisi ekonomi, dan usaha yang terhimpit oleh kenaikan harga BBM, yang diikuti oleh kenaikan harga-harga lainnya, membuat kita berpikir, bagaimana kita akan mempromosikan usaha kita? Dengan cara yang biasa dilakukan orang, seperti spanduk dan iklan? ikut-ikutan perang anti marketing? Atau bagaimana? Apalagi kita yang mempunyai usaha dengan skala belum begitu besar dan dana promosi yang terbatas, pilihan-pilihan berikut ini pun bisa menjadi pilihan yang efektif :

Cetak Flyers. Anda mungkin tidak nyaman membagikannya di wiper mobil-mobil, tapi anda bisa memasangnya pada papan pengumuman di supermarket, kantor pos, pusat keramaian, dan gedung-gedung publik lainnya. Dapatkan ijin dan tempelkan flyer anda di setiap papan yang anda bisa temukan.

Desain kartu nama anda dengan bagus yang juga bisa berfungsi ganda sebagai iklan. Berikan kartu-kartu tersebut kepada setiap orang yang anda kenal, bahkan orang-orang yang tidak membutuhkan jasa pelayanan anda, dan minta mereka untuk menyebarkan kartu-kartu tersebut kepada teman-teman mereka. Sekarang ada tempat yang bias mencetak kartu nama dengan biaya cukup murah

Berikan secara cuma-cuma kupon-kupon gratis atau potongan harga pada saat event komunitas, acara sekolah, dan acara-acara bisnis.

Cari mailing list / grup lokal di internet dimana anda bisa mengiklankan bisnis anda. Dan bergabunglah dengan komunitas bisnis (mailing list) yang banyak terdapat di google atau yahoo

Menjadi sponsor untuk anak muda, seperti mahasiswa, mereka sering mengadakan acara-acara kampus dan event-event lain. Anda sponsor uang tunai, kupon diskon, atau produk-produk anda, nama bisnis anda pastinya akan tampil pada spanduk, seragam panitia, tiket , maupun show teater, atau pada newsletter dan website mereka.

Ajak teman-teman dan saudara anda dan keluarga untuk di untuk menggunakan jasa/produk anda, dan mintalah mereka untuk menceritakan kepada orang lain. Ingat, Word of mouth adalah cara paling efektif untuk bercerita.

Tawarkan contoh produk atau pelayanan jasa anda untuk seseorang yang berpengaruh di lingkungan anda (rumah, kantor, dll) dan tanyakan orang tersebut untuk berbagi cerita jika mereka puas dengan yang anda tawarkan.

Biaya untuk cara-cara beriklan murah di atas, lakukan secara berbeda dari lokasi ke lokasi. Semakin anda mengenal lingkungan anda, anda bisa memutuskan hasil yang mana yang sesuai dengan pengeluaran iklan anda.

Ikutilah hal-hal yang postisif dari orang lain yang mempunyai usaha lebih maju tapi juga jangan lupa mencoba promosi-promosi yang tidak biasa.

Salam

Hujan Duit 1 Juni 2008

*Jakarta* – Motivator terkenal Tung Desem Waringin (42) akan menggelar aksi tebar duit Rp 100 juta di Parkir Timur Senayan, Jakarta, pada Minggu 1 Juni 2008. Aksi itu dilakukan untuk mempromosikan buku karangannya.
“Ini untuk launching buku terbaru Pak Tung yang berjudul ‘Marketing Revolution’,” kata staf humas Tung Desem Waringin, Diki M Sidik, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (29/5/2008).
Diki menjelaskan, aksi Tung itu merupakan perumpamaan dari strategi
marketing. Tung hendak menunjukkan banyaknya promosi yang sia-sia untuk
memasarkan produknya.

“Banyak terjadi marketing sekarang seperti membuang uang di gunung berapi,
tidak berbekas. Kalau orang pasang iklan, tidak bisa diukur berapa hasil
dari iklan itu. Seperti baliho misalnya, itu kan buang uang saja,” beber
Diki.

Maka, lanjut dia, dibuatlah semacam perumpamaan. Daripada uang dibuang,
lebih baik dibagikan saja ke masyarakat.

Menurut Diki, ide menyebar uang ini berasal dari Tung sendiri. “Dulu waktu
promosi buku ‘Financial Revolution’ Pak Tung naik kuda menyusuri sepanjang
Jalan Sudirman,” imbuhnya.

Dia pun tidak khawatir aksi itu akan menjadi kontroversi. Sebab, tujuan
promosi itu bukan untuk melecehkan siapa pun. “Tujuan kita positif,”
ujarnya.

Semacam bantuan langsung supertunai ya Pak? “Ya, ya,” Diki pun tertawa.*

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl…

29/05/2008 11:52 WIB
*Horeee! Hujan Uang Rp 100 Juta di Parkir Senayan 1 Juni 2008 Rafiqa Qurrata A* – detikcom

*Jakarta* – Jangan
kaget mendapati hujan uang saat Anda sedang lari pagi di kawasan Parkir
Timur Senayan, Jakarta pada Minggu 1 Juni 2008. Lembaran rupiah senilai
total Rp 100 juta akan disebar dari udara. Serius!

Aksi ini akan dilakukan oleh motivator terkenal Tung Desem Waringin (42).
Tung menyebarkan uangnya dari atas pesawat mungil Jabiru pada *Minggu 1 Juni 2008, tepat pukul 08.30 WIB*.

“Pak Tung akan terbang dengan pesawat Jabiru dengan ketinggan sekitar 200 meter,” kata staf humas Tung Desem Waringin, Diki M Sidik, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (29/5/2008).

Selanjutnya, Tung akan menyebarkan uang kertas senilai total Rp 100 juta
dengan pecahan seribuan, 5 ribuan, dan 10 ribuan. Tung juga akan membagikan
1.000 tiket seminarnya.

“Kan hari Minggu, banyak yang ke Senayan lari pagi,” imbuh Diki.

Siapa mau?*

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl…

Salam,

Saya mo urun rembug..

Saya baca ini & nulis replyna pas pukul 00:18
abis tutup kedai pancake, tutup counter, dan, nonton berita tentang kenaikan tarif tol
keinginan untuk menulis reply tentang acara MILAD TDA Ngalam, tersita atas topik ini

– phew-

Tanggapan saya :
1. Pak Tung memang dahyat ( i really mean it !)
– selalu memberi nilai tambah buat produknya, seperti yang dia anjurkan
– metode yang luar biasa dalam launching buku baru
– heboh idenya (entah idenya pak tung ato staffnya)

2. Ide yang lagi-lagi “lebih” dahsyat
– “Diki menjelaskan, aksi Tung itu merupakan perumpamaan dari strategi marketing. Tung hendak menunjukkan banyaknya promosi yang sia-sia untuk memasarkan produknya”

– “Banyak terjadi marketing sekarang seperti membuang uang di gunung berapi, tidak berbekas. Kalau orang pasang iklan, tidak bisa diukur berapa hasil dari iklan itu. Seperti baliho misalnya, itu kan buang uang saja,” beber Diki.

– Jangan kaget mendapati hujan uang saat Anda sedang lari pagi di kawasan Parkir
Timur Senayan, Jakarta pada Minggu 1 Juni 2008. Lembaran rupiah
senilai total Rp 100 juta akan disebar dari udara. Serius! Aksi ini akan dilakukan oleh motivator terkenal Tung Desem Waringin (42).Tung menyebarkan uangnya dari atas pesawat mungil Jabiru pada *Minggu 1 Juni

saya jadi mendadak speechless..
lho.. (nah kan gak tau musti ngetik apa…)
Pagi ini di Kompas jawa Timur ada tulisan gede, membahas tentang kenaikan harga NASI PECEL sebanyak 500 rupiah, untuk konsumsi mahasiswa di daerah Malang – terutama Brawijaya-ITN, kenaikan 500 rupiah adalah hal yang serius.. mo gak naik harganya, rugi, transport ke Pasar untuk belanja aja udah naik… belum harga barang Mo dinaikkan pelanggannya lari, mo dikurangi porsinya, pelanggan protes, membayar lebih, mereka tak mampu…

Hal ini membuat saya berpikir, menjual aja makanan dengan harga yang sudah “cukup mahal” dari awal, kan sudah pasti konsumennya di filter, pasti mahasiswa yang punya duit lebih, jadi mo naik berapa juga, kalo hati dah cocok, harga gak jadi masalah..

lho.. dari Pak Tung kok ke nasi pecel??

bentar, masih ada lagi…
harga BBM naik= harga plastik naik. Bulan ini udah naik 3x harga plastik, akhirnya pasang kacamata kuda, harga jual dinaikkan pula, kalo mo beli silahkan dengan harga ini, kalo ga mau, ya udah. titik.

pusing.

jadi inget, kita sangat tergantung pada plastik : makanan kemasan, minuman kemasan, sudah menu utama dalam keseharian kita, udah harga bahan naik, kemasan naik, ongkos distribusi naik.. nah… malem ini ada berita, tarif tol naik 12%, hebat.. hebat… dan Pak Presiden mengaku, tidak bisa tidur memikirkan dampak kenaikan harga BBm, dan mengeluh kepanasan karena AC na kurang dingin akibat penghematan…( mo menunjukkan simpati ya pak…)

di tengah -sakit kepala yang mendera – ada berita, Hujan Duit.. apakah melegakan ? ditengah melambungnya harga-harga (momen Pak Tung sangat tepat)
apakah menyenangkan? di antara berita2 penerima BLT, yang masih banyak yang salah sasaran?

sah-sah aja lho, Pak Tung mengantikan biaya promosinya dengan menghujani kota dengan uangnya, uang dia sendiri ini… apalagi dengan naik pesawat, dan melemparkan uang… kalo cara ini efektif untuk berpromosi.. jadi lebih laris, kan? kalo efektif, kenapa gak diseluruh Indonesia aja ngehujanin duitnya? bisa lebih laris bukunya…

oh ya, buku Pak Tung yang baru, kali aja menginspirasi orang-orang kaya lain untuk ikut2an menghujani Indonesia dengan uang… daripada “membuang uang untuk biaya promosi” iya kan? jadi ntar gak ada iklan di televisi, gak ada iklan di koran, gak perlu ada baliho, dan spanduk…
yang ada, tiap hari warga Indonesia ini akan menengadah ke langit setiap hari, menunggu “giliran hujan duit”

memang Dahsyat!

salam,

vivi

– yang ngetik sambil dengerin berita demo mahasiswa anti kenaikan
harga BBM di beberapa kota
– Oh iya, metode baru mengendalikan unjuk rasa mahasiswa = daripada
membuang uang untuk menggaji polisi yang kerjanya hari hari ini
nangkepin aktivis. Hujanin duit aja para mahasiswanya! dijamin bakalan
stop unjuk rasa. Coba aja!

Young Entrepreneur Award 2008

Tanggal 9 Mei lalu, aku deg-deg an banget, bukan mo ujian :p tapi karena terburu-buru memenuhi persyaratan YEA (Young Entrepreneur Award) Bisnis Indonesia.

Bermula dari informasi temen, Mas Ambay, aku mencari di situsnya Bisnis Indonesia tentang YEA ini. Formulir udah di download, udah dibaca sekilas, tapi blom diisi juga.
beberapa kali mas ambay (yang mo ikutan juga), nanyain beberapa hal yang ga ngerti dalam kuesioner. emang agak susah, karena sangat detail permintaan infonya, terutama masalah keuangan. Jadi ga bisa sembarangan isinya..

Nah pas tanggal 9 mei jam 1 siang, dia tanya : udah dikirim belum? hari ini terakhir!
Lho! belum diisi! apalagi ada permintaan foto terbaru dan foto2 kegiatan usaha… (waduh)

Akhirnya dari jam 1 siang sampe 4 sore , berkejaran dengan waktu mengisi formulir, kuesioner, menyiapkan laporan keuangan, dan foto2 usaha..
Mintanya juga hard copy + soft copy nya dalam bentuk CD

Jadi… abis di print form dan kuesioner, langsung jam 4 pergi ke studio foto, cetak foto. Foto2 usaha, diambil dari website deh.. ga sempet foto lagi, kan ?
Abis itu baru inget lho, belum fotokopi KTP! Udah gitu nggak bisa nge-burn CD karena laptop na error… waduh, trus ke warnet depan studio foto untuk ngeburn CD sekalian ngirim file2nya via email (kali aja amplop formnya telat sampe.. siapa tau?)

Akhirnya jam 18.30 malem, terkirimlah amplop coklat berisi form YEA, kuesioner, lap keuangan, cd, dan foto2 itu via Kantor Pos. Kirimannya juga via Pos Express..

tapi senengnya, beberapa hari kemudian, emailnya dibales, dikasih tau kalo email + berkas asli udah sampe.. duh lega banget..

kepilih ato gak, ini pengalaman baru ikut YEA, iya juga karena taun depan gak bisa ikut lagi.. ketuaan.. hehehehe (batas maks. nya 34 tahun)

Kontributor di Buletin Metro Sawiran

Kemarin, staff CU Sawiran datang ke Kedai, abis baca tentang aku di majalah DUIT bulan ini, mereka menawarkan untuk menjadi kontributor rubrik tips di buletin Metro Sawiran. Setelah mikir2, jadilah artikel dibawah ini

BIJAKSANA TERHADAP DIRI SENDIRI

Beberapa bulan lalu, seorang teman saya mendapat musibah. Rumahnya kemasukan pencuri. Beberapa barang berharga seperti handphone, televisi, ikut hilang. Yang
lebih parah, hari itu dia baru saja mengambil uang di bank untuk membeli bahan bangunan bagi rumahnya yang sedang di renovasi.Dan uang itu ikutan raib.
Alhasil pagi itu tukang bangunan sudah datang, jadi terpaksa dipulangkan karena dananya tidak ada, dan rumahnya terpaksa dibiarkan dalam keadaan “setengah
jadi”

Ketika ia bercerita, saya berkata, ” Lho, kamu kan punya tabungan di CU, diambil aja. atau minjem dulu ama CU, kan kamu udah jadi anggota.” Pasti mereka mau

mengerti dengan kesulitan kamu kok..

Dengan menyesal teman saya tadi mengatakan bahwa sejak setoran pertama dia di CU setahun lalu, dia belum pernah menyetor lagi. Karena uang gajinya selalu
habis bahkan tidak cukup..

Dari kejadian pahit diatas, teman saya kemudian menyadari, betapa pentingnya mempunyai dana cadangan, dan betapa bergunanya seandainya waktu itu dia menuruti
saran saya untuk rajin menabung di CU, pasti sekarang sudah jadi anggota dan mempunyai hak-hak khusus anggota.

Alasan bahwa tidak ada waktu ke Bank (karena kantor kami cukup jauh dari kota), tidak berlaku, karena petugas CU lah yang mengambil setorannya ke kantor.
Alasan lain bahwa uangnya tidak cukup untuk ditabungkan? itu kan relatif. Buktinya rekan lain yang bergaji lebih sedikit tetap mampu menyisihkan sebagian
gajinya untuk ditabung..

Jadi bagaimana dong? Terapkan hal ini dalam kehidupan anda. Mulai sekarang… jangan ditunda ya..

1. Siapkan sebagian dana untuk ditabung setiap bulan.
– Kalau anda seorang karyawan yang bergaji setiap bulan. Ada baiknya anda menyiapkan dana khusus untuk ditabungkan. Berapa jumlahnya? Itu terserah anda.
sesuaikan dengan kemampuan, 10 % atau 30 % dari pendapatan anda.
Kalau kesulitan menentukan Ikutlah SIMASTER Bulanan CU Sawiran. Mau tidak mau anda akan
“terpaksa” menabung. Tapi kan jumlah tabungannya juga anda yang menentukan 🙂

– Kalau saya bukan karyawan? Tetap saja, tabung sebagian pendapatan anda. Kesulitan menabung tiap bulan? Ada kok staff CU yang mengambil setoran anda setiap
hari 🙂

– Tips sederhana ini bisa dicoba, kumpulkan uang receh anda, uang logam yang merupakan kembalian, masukkan ke dalam kaleng. Pokoknya ada uang logam, masukkan
ke sana, anda akan kaget dalam suatu waktu, ternyata sudah terkumpul cukup banyak! kalau sudah terasa hasilnya nanti ditambah, misalnya setiap punya uang kertas seribuan, ditabung, dan seterusnya…

2. Prioritaskan pengeluaran
– Setiap bulan, buatlah prioritas pengeluaran dari yang paling penting dan rutin.

Misalnya anda harus mengeluarkan dana tetap tiap bulan untuk

– bayar PLN, PDAM, Telepon, bayar SPP, angsuran pinjaman
– Belanja harian setiap hari
– Jalan-jalan, makan di restoran, nonton film, beli baju baru dll..

Yang pertama paling penting kan? karena harus dibayar tiap bulan dan ada batasnya lagi, kalo telat bisa kena denda..
Yang kedua, penting sekali, karena kebutuhan pokok tiap hari, tapi bisa direncanakan jumlahnya kan?
Yang ketiga mungkin bisa dilakukan sekali-sekali.. jangan terlalu sering..

Semuanya kembali kepada anda sendiri lho.. Silahkan diatur sesuai kemampuan..

3. Jangan tergoda dengan kredit konsumtif.
Untuk anda yang sering ke supermarket / hipermarket / mall, mungkin sering sekali ditawari kartu kredit, yang mempunyai fasilitas bisa membeli barang dengan
cicilan 6x, 12x bahkan 24x !
Belum juga brosur2 yang menawarkan membeli barang dengan sistim kredit. Memang menarik, hanya dengan sedikit dana tiap bulannya anda bisa memilik macam2 barang..


Tapi…Telitilah terlebih dahulu setiap kali anda menerima tawaran kredit dari manapun! Cek kondisi barang, harga dipasaran, dan bunganya.
yang harus anda ingat
kalo yang anda beli adalah barang elektronik, nilai barang tersebut sudah turun begitu anda sudah selesai mencicilnya. Lalu berapa bunganya? Berapa total yang harus anda bayar? bisa bisa hampir 2 x lipat..

Tapi kan, kalo gak mencicil bagaimana saya bisa punya barang2 di rumah saya? Menabung dong 🙂 Balik lagi kan ke atas..

Tetap ingin mengambil kredit? Boleh aja kok, tapi gunakan secara produktif, misalnya anda mengambil kredit mesin cuci, dan menggunakannya untuk membuka usaha
laundry di rumah. Anda membayar cicilannya dengan hasil laundry 🙂

Atau mengambil kredit komputer PC Loan yang disediakan CU Sawiran, dan menggunakannya untuk menerima jasa pengetikan dan terjemahan di rumah…
Selain punya komputer, punya penghasilan tambahan, dan cicilan berjalan lancar…

Jadi.. Bijaksanalah terhadap diri anda sendiri, apapun kerugian maupun manfaat yang anda terima, kembali kepada diri anda bukan?

Langkah-Langkah Kecil dari Karyawan Menuju Entrepreneur -2-

Di keseharian saya di kantor, saya bertugas pula mendatangi perusahaan customer dan saya juga pernah jualan MP3, lho… kompilasi sendiri.. caranya customernya memilih lagu dari list MP3 yang saya buat, lalu pilih maksmimal 100 lagu, dan dibuatkan kompilasinya… wah sempet banyaaak banget yang pesen… waktu itu blom tau kalo ituh illegal hehehehehe…

Jualan DVD juga pernah… beli di grosiran seharga 8.500/keping, dijual keteman2 seharga 10.000/keping. Jadi kemana-mana bawa jualan, ke bank, ke sodara, ke customer, ke rumah temen… wah.. kalo inget waktu itu, jadi pengen ketawa juga… tapi DVD bajakan kan illegal juga… jadi diberhentikan jualannya…

Pernah Jualan Celana Sport merk Nortface dan Oakley, Nike juga, punya temen. Yang ini lumayan laku… bantuin temen jualin baju-baju dari butiknya, karena butiknya tutup…

Lalu Jualan Pulsa Person- to Person… repot banyak temen yang ngutang dan dibayar waktu gajian… bisa tekor modal haha..

Ikut bazaar dan pameran juga pernah jadi kegiatan yang dulu sering dilakukan : jualannya ya celana sport tadi dan jualan sayur organik. (di bazaar dan pameran ini saya menemukan yang baru dari diri saya : saya sukaaa banget jualan, bertemu orang serta meyakinkan mereka untuk membeli jualan saya. Waktu itu ada pembeli yang bilang : wah ini jualannya sama, yang bikin beda yang jual.. menarik sekali… ternyata dia Pak Bambang yang punya Kursus Akuntansi Bambang)
Tentang Berjualan Sayur organik, waktu itu blom jadi trend seperti sekarang. Di Malang baru ada PT Mitra Bumi Indonesia (MBI) yang jualan, dan ada juga yang dari Fak. Pertanian Unibraw. Waktu cukup mahal, sawi aja harganya 5.000/kg, sementara yang biasa cuma 2000/kg

Cukup banyak pelanggan nya nih sayur organik, tapi kalo cuman supply ke ibu-ibu rumah tangga aja ga maju2… gimana kalo supply ke resto?

Menjual sayur organik ke resto bukan perkara mudah, terlalu mahal bagi mereka, dan belum concern terhadap kesehatan.. kemudian agak “longgar” mulailah berjualan sayur non organik tapi dengan kualitas bagus…

Setelah supply dari resto satu ke resto lain, depot, bahkan warung, akhirnya proposal kami diterima oleh Pizza Hut Malang (ini sudah proposal penawaran yang ke-empat), sementara penawaran ke jaringan resto lain sulit ditembus karena mereka sudah punya supplier sendiri. Untuk menjadi supplier ke Pizza Hut (sejak 2004) ini saya dan rekan menggunakan nama “Green ‘n Health”, karena di CV- kan ga boleh pake Bhs Inggris, namanya jadi CV Hijau & Sehat.

Oh iya, usaha ngeprint2 tadi diberi nama bebz printing. Waktu itu ada teman saya danang, punya ruangan kosong yang ditawarkan ke saya dengan harga “teman” jadi saya sewa disana untuk dua tahun… Jadi openingnya tgl 1 September 2005

di printing ini berkembang menjadi percetakan kecil… mencetak dan mendesain undangan pernikahan (special request), kartu nama, dan juga banner dan spanduk…

Hampir satu tahun berlalu, disebelah printing yang dulunya adalah fotokopian, tutup. Ruangannya kosong… kembali dengan harga teman, ruangan ini di sewa dan kemudian menjadi cikal bakal kedai pancake bakar yang sekarang. First openingnya 26 Agustus 2006

Maret 2007, dasar ga bisa ngeliat tempat bagus… begitu liat langsung dikejar… Kedai Pancake Bakar kedua (Sumbersari) dibuka 10 April 2007

Sayangnya Kedai yang pertama (Kedai Kerto) harus ditutup 30 September 2007, karena bangunan yang disewa mo dipake sendiri ama pemiliknya…

Kedai Pancake Bakar Ketiga (Dinoyo) dibuka 10 Januari 2008

Pertengahan 2007, kegiatan saya di tempat kerja bertambah, konsentrasi saya lebih banyak di pekerjaan. Maka saya memutuskan untuk saat ini hanya fokus di Kedai Pancake Bakar saja, serta mencari hal-hal lain yang bisa saya buat jualan sembari tetap bekerja (ga kemana-mana) dan muncullah ide jualan-online saya..

Oh iya, ada yang lupa, saya juga berprofesi jadi tukang foto anak sekolah di akhir tahun ajaran, buat kenang-kenangan, atau untuk dokumentasi sekolah..

Pembuat dan penjual kartu valentine, dan mawar valentine tanggal 14 Februari, EO kecil-kecilan, mengorganisasi bazaar dan pameran kecil2an juga…

Makanya ketika saya ditanya : apa pekerjaan anda? (hal ini sering banget ditanyakan orang yang baru kenal, apalagi yang lebih tua) saya agak bingung menjawab.. biasanya saya hanya berkata : macam-macam sih…

lalu saya dibilang : oooo… pekerja serabutan ya?? *gubraks!*

Yah terserah saja apa kata orang : saya bahagia dengan diri saya sekarang (itu yang terpenting) dan terus mencari, mencari, mencari, berusaha, berusaha lebih baik, lebih baik…

Salam