Kurikulum TDA

Untuk mengingatkan diri saya sendiri, saya memposting tulisan tentang Kurikulum TDA di sini.

Mengingatkan diri sendiri untuk terus melangkah ke depan, dan terus menjadi lebih baik dengan dukungan komunitas TDA. dan tentunya menjadi TDA-ers yang baik

Semua kegiatan dalam komunitas TDA mengacu pada sebuah kurikulum yang disingkat DSA (Dream-Strategi-Action) yang satu sama lain tak terpisahkan dan sama pentingnya.

DREAM

Tujuannya adalah untuk memetakan tujuan/goal dari usaha yang dilakukan, apa yang menjadi keinginan kita agar tercapai. Laksana paku yang tertancap di dinding di depan, agar kita tetap fokus dan sebagai affirmasi (penguatan tujuan).

Kegiatan yang masuk kurikulum ini adalah perubahan mind-set yaitu perubahan dari pola pikir sebagai karyawan menjadi pengusaha yang sudah sama2 kita tau jauh beda terutama mengenai ‘comfort-zone’ dan daya tahan-nya. Dan sayangnya ini modal utama, karena mind-set lah sebagai penentu awal kesuksesan seorang pengusaha.

Bentuk kegiatannya lebih untuk mengisi otak kita atau ke arah spritualitas. Contoh kegiatan yang pernah dialksanakan adalah :
– Nonton bareng film The Secret
– Bedah buku Master Your Mind Design Your Destiny-nya Adam Khoo
– Seminar Luck Factor
– Bedah buku Quantum Ikhlas by Erbe Sentanu (terbaru)
– Termasuk didalamnya pengajian yang diselenggarakan TDA Qolbun Salim secara rutin.

STRATEGY

Tujuannya untuk memikirkan dan memilih usaha apa yang hendak dilakukan untuk membuat nyata mimpi tersebut bagi yang belum punya usaha (TDA=to do action). Bagi yang sudah punya usaha, apa yang harus dilakukan untuk memajukan dan mengembangkan usahanya (TDA=take double action).

Ibarat tali yang diikat pada paku yang sudah kita tancapkan tadi, diharapkan bisa menjaga konsitensi kita agar gak salah arah, gak nyasar, ada ‘guide’-nya. Tetap fokus, istiqomah. Ini hal terberat kedua karena keberhasilan seorang pengusaha adalah kesabaran dan ketabahannya. Yang mampu cepat bangkit jika mengalami ‘proses pembelajaran’.

Bentuk kegiatan contohnya kebanyakan adalah yang bekerjasama dengan Action Bussiness Coach (ABC) yang dulu Action International, merupakan pelatihan bisnis yang didirikan Brad Sugar.
– Main bersama Leverage Game
– Seminar 5 Ways to Increase Your Profit
– Seminar 6 Steps for Better Bussiness
– Bussiness Coaching
– Termasuk kegiatan Mastermind, TDA Bussiness Conference, TDA Bussiness Clinic dan TDA Resource

ACTION

Nah ini mah gak usah panjang lebar lah penjelasannya. Udah pasti yang paling utama, penting, inti dll. Yang paling berat tapi semua diatas gak ada apa2nya klo gak dijalankan. Paku yang ditancapkan dan tali yang diikatkan gak ada gunanya klo kita gak melangkah, di step pertama.

Knowledge is Important but Applied Knowlede is More Important … Words Can Inspire, Thoughts Can Provoke, But Only “Action” Brings You Closer To Your Dreams … Take Action Miracle Happen, No Action Nothing Happen … adalah kata2 yang sering didengungkan Jendral TDA, para Panglima dan provokator. Dan sudah banyak yang membuktikannya.

Disinilah dibentuk TDA interest grup seperti TDA IT, TDA Internet Marketing, TDA Properti dll dengan harapan member bisa menemukan, berdikusi pada bidang bisnis yang sama untuk kemudian ‘take action’.

Dengan banyaknya informasi beragam yang berseliweran, member terutama yang baru bisa segera menangkap kebutuhannya, memfilter sesuai keinginan dan interest-nya. Mau tau tentang Dream, baca postingan pak Fauzi, pak Yusef, pak Ikhwan, pak Wuryanano, pak Bayu Gawtama dll, ikuti kegiatan yang terkait. Mau tau tentang Strategy, baca postingan pak Ryad Kusuma, pak Rosihan dll terutama yang berkenaan dengan marketing, detail retail dll, ikuti mastermind. Mau tau tentang Action baca postingannya pak Hadi sang provokator sejati, juga pak Faif, mbak Roess, mbak Doris dll. Selain tentu postingan2 lain dari para founder dan member yang bermanfaat. Dan tentu ikuti kegiatan2 TDA yang sudah pasti non-profit, meminimalisir biaya, jika perlu gratis Contoh bisa dibandingkan ikut seminar Quantum Ikhlas-nya pak Erbe Sentanu yang Rp. 2.5 juta per orang dengan TDA yang maksimal Rp. 100 ribu 🙂 atau Leverage Game yang untuk umum Rp. 350 ribu tapi TDA hanya Rp. 150 ribu.

Q:
1. Bagaimana semua TDA interest group (saya sebut begitu) saling bersinergi untuk mencapai visi & misi tersebut. Road map nya kayak apa sih…….

A:
Sinergi yang paling banyak ditemukan adalah sinergi individu usaha masing2. Contoh pak Hadi yang memberikan kemudahan kepada member yang berminat pada produknya atau pada acara seminar yang menyediakan konsumsi dari TDA Food dan EO nya TDA EO serta diselenggarakan oleh TDA Property. Road map secara kaku tidak ada karena TDA sendiri belum berbentuk badan hukum, organisasi atau apapun. Tidak ada struktur organisasi-nya, hanya komunitas. Namun terus diupayakan agar ter-koordinasi dengan baik dan ada penanggungjawabnya.

Q:
2. Apakah bisa di share schedule dari pertemuan2 TDA interest group itu di milis ini, misalnya dalam bentuk calendar event dan bisa diakses semua orang. Saya ambil contoh TDA Finance. Bagaimanakah sifat keanggotaan TDA Finance ?? Terbuka/tertutup. .?? Karena saya ingat ada yang kirim email via milis untuk janjian ketemuan TDA Finance di Gedung BNI (saya lupa yang kirim siapa saking banyaknya e-mail yang masuk tiap hari) dan dari e-mail tersebut sepertinya TDA Finance ini sudah cukup established (perspesi saya). Begitu juga TDA2 lainnya….

A:
Sangat tergantung pada TDA interest grup terkait. Contoh TDA IT sering mengadakan kerjasama tender, dan hal ini tidak di posting di milis utama TDA. Informasi mengenai kegiatan biasanya ada di milist seperti tawaran buka kios sepatu bareng atau pertemuan mastermind Jakarta Timur. Sifat keanggotaan TDA Finance adalah tertutup karena merupakan wadah bagi para aktivis-nya, yang bersedia mengurus dan menjadi penanggungjawab-nya. Tujuan TDA Finance sendiri adalah Insya Allah untuk menyediakan bantuan permodalan bagi member. Jadi bukan wadah untuk member yang bergerak atau berminat pada bidang bisnis Finance. Sama halnya dengan TDA EO, TDA Peduli, TDA Qolbun Salim, TDA Media dan TDA Resource.

Q:
3. Apakah ada contact person untuk masing2 interest group itu sebagai tempat bertanya dan diskusi sehingga model coaching clinic via e-mail bisa berjalan. Pertanyaan ini muncul agar setiap orang bisa efektif mencari informasi sesuai interestnya dan dengan mudah bisa mengetahui siapa yang bisa dijadikan partner diskusinya.

A:
Karena masih berbentuk komunitas dan tanpa ada struktur organisasi maka otomatis kepengurusan interest grup TDA adalah sukarela. Artinya ditodong oleh Jendral TDA untuk menjadi contact person sehingga bisa jadi ada lebih dari 1 orang yang menjadi contact person. Contoh TDA Qolbun Salim digawangi oleh pak Hantiar, pak Dwi dan pak Hidayat, belakangan masuk pak Syam (membuktikan bahwa masih terbuka lowongan bagi yang berminat menjadi pengurus). TDA IT berada dibawah koordinasi pak Iim, TDA Finance oleh pak Asep, TDA Edu oleh mbak Mutia, TDA Peduli oleh Anria, TDA Food oleh mbak Roess, TDA Properti oleh pak Tatang dll. Insya Allah akan dibentuk susunan yang lebih rapi lengkap dengan data2 pendukung.

Q:
4. Sekedar usulan pak moderator, mungkin dengan meniru milis migas indonesia, disitu ada presentasi singkat tentang milis migas indonesia, apa saja infrastruktur yang mereka miliki, setiap sub milis ada contact poersonnya, apa target mereka ke depan dll dll…..sehingga kami anggota baru ini bisa mengambil & memanfaatkan informasi secara tepat guna (mungkin gak perlu sampai secanggih itu ya…??)

A:
Saya sudah dapat gambaran milis migas dari mas Anton Witono yang juga member TDA dan menurut saya memang bagus. Semoga kami bisa ATM-kan yang bagus2nya ya :).

Kesimpulan :
TDA adalah komunitas bisnis.
TDA adalah jaringan kerja.
TDA adalah action dan sharing oriented.
Menghindari banyak diskusi dan teori.
Keikhlasan memberi dan silahturahmi adalah kekuatan TDA.
Milis hanyalah sebagai sarana kemudahan komunikasi dan penyebaran informasi.
Tidak ada kopdar karena bisa setiap bulan, minggu bahkan hari pertemuan offline.

note:

diambil dari blog pak Eko June http://ekojune.blogspot.com/2007/07/kurikulum-tda.html

Iklan

Blogger VS WordPress

Baca tulisan Pak Ipul Anwar tentang Blogger VS WordPress, membuat saya tersindir :p

Saya juga punya 2 blog, satu di blogspot, satu di wordpress.

Awalnya saya punya domain dan hosting sendiri, untuk personal blog,
dan pake wordpress.

Begitu udah ga pake domain sendiri, karena terbiasa pakai wordpress,
saya melanjutkan dengan wordpress yang gratisan..

Soal blogspot, saya suka kemudahannya untuk menambahkan aplikasi2 yang
kita mau…

tapi memang betul wordpress memang lebih ‘bersahabat’ dengan search
engine, semacem google…

Saya baru tau kalo wordpress ga boleh buat tujuan komersial… saya
pake sih untuk yang pribadi maupun komersial juga…

saya jadi mikir : apa saya disebut pengkoleksi blog seperti kata pak
Ipul??

Tanggapan dari tulisan Pak Ipul :

Ipul Anwar wrote :

Sebenarnya bagus mana sih nge-blog dengan menggunakan Blogspot atau
wordpress?

Pertayaan ini hampir terus keluar entah dari yang baru mau nge-blog,
sudah punya blog, bahkan seorang ‘Blogger’ sekalipun.. hehehe
emang-nya ada yah Blogger? kedengerannya serem aja seperti mahluk apa
gitu yang turun dari UFO? 🙂

Apalagi setelah kasus di ‘hapus’-nya Blog sang Blogger Kondang A.Fatih
Syuhud dari Blogspot tempo hari, berduyun2 para Blogger pindah dari
yang sekedar untuk backup data blog-nya sampai permanen pindah ke
Wordpress.

Tapi setelah pindah banyak juga yang bingung sampai2 kalau ada yang
tanya: Alamat blog-nya dimana mas? “Kalau mau lihat blog saya yang di
Blogspot silahkan masuk di http://blablaableeh.blospot.com sedangkan
kalau yang di WordPress silahkan akses di alamat berikut
http://wowowyeaah.wordpress.com” begitu dibuka kok isinya sama ya mas?
” ya iya… kan cuma di export isinya dari blogspot dengan fitur yang
ada di WordPress”…. hehehe sambil nyengir kuda si mas-nya.
Nah loh kalo udah begini gimana dong? mau nge-blog apa mau koleksi
blog nih mas? 🙂

Alpha Bagus wrote :

Menggunakan WordPress itu punya kelebihan,
yaitu cepat dikenal, karena dia punya jaringan.
Jadi bila ada posting baru, maka akan tertangkap di radar regional
tertentu, misal di Indonesia, sehingga bila judul menarik,
maka pembaca bisa berdatangan.

Dengan menggunakan WordPress,
maka normalnya visitor akan lebih mudah terpancing,
nang Ranking kita di google cepat naik.
Pengalaman saya menggunakan WordPress dalam waktu cukup
1 bulan bisa mencapai Google PageRank 3

Kejelekan WordPress adalah,
menurut Term Of Services, gak boleh digunakan untuk dagang/
komersial. Isinya musti Non komersial.
Kalau ketahuan langsung di suspend,
sampai bagian komersialnya dicabut semua.

Blogspot punya kelonggaran terhadap komersial,
dan lebih mudah di customisasi layoutnya.
Mau membuat HTML apapun kasarannya.
Namun mengenai trafik ya cari sendirilah,
dengan teknik2 SEO yang bertebaran di internet.

Blogspot jelas lebih nyaman utk jualan,
Wordpress lebih nyaman utk cari Ranking.
 Jadi???

Saya mulai  sekarang akan memisahkan blog saya 🙂 hehe.. *sedikit maluw*

Yang di blogspot isinya lebih umum, termasuk blog personal, yang di wordpress, lebih dikhususkan ke pemikiran, pengetahuan, dan pencarian tentang usaha dan kerjaan..

setidaknya saya sudah memulai..

mungkin besok2 saya punya blog dengan tujuan2 tertentu 🙂

Sudah punya ding, untuk Jualan Online tapi wordpressnya dipake jualan… haha.. mbuh wis…

Salam…

Berapakah Jam Kerjaku?

Hari ini hari Kamis.

Bagi yang punya hari kerja 5 hari mungkin bakalan lega karena hari kerja tinggal besok aja, tapi juga bisa pusing, hari kerja tinggal sehari kok kerjaan belum kelar… aaaargh.. *pusing*
Resminya saya tidak termasuk pekerja 5 hari, masuk senin-sabtu. Jam kerja resmi 40 jam seminggu.

Tapi saya pikir2 apa iya saya bener2 kerjanya 40 jam seminggu?
Berangkat kerja jam 08.00 pas, nyampe kantor 08.10 (telat 10 menit), ketemu bos 10 menit.
Jam 08.20 pulang, taruh motor, 10 menit, lalu berangkat ke pabrik pake mobil kantor , perjalanannya sekitar 40 menit,
Sampe jam 09.10, nyalain laptop, lalu buat kopi.

Duduk di depan laptop, ngecek e-mail (4 e-mails) , menghapus junk mail, membalas email yang perlu.. 15 menit
mengecek milis (12 milis), membaca postingan, mereply, posting thread baru.. 15 menit..
mengecek blog (2 blogs), membaca isi shoutbox, mereply tulisan yang masuk, nulis postingan baru (kalo ada yg mo ditulis…) 15 menit

Mulai bener2 kerja jam 10.05, terima telepon, ngecek surat2 yang masuk, ngecek laporan2..

Jam 11.. udah ada yang nanya, mo makan apa? pesen makan dulu…
jam 11.30 makan siang..

ngecek e-mail lagi.. ngecek Y!M, ngobrol bentar dengan teman yang online…

Jam 12.30, back to work..
telepon…
masukin data…
filing…
terima order…
buat laporan…
buat faktur, kuitansi…

jam 15.30, ngecek email, blog, Y!M…
jam 15.55 siap2.. beres2 meja, matikan laptop..
jam 16.00 bel… teeeeettt
16.05 masuk mobil = pulang

Saya jadi malu… dari 8 jam kerja yang seharusnya (7 jam dikurangi istirahat) berapa jam saya bekerja??? ga sampe 5 jam sehari…

Kalo hari sabtu… jam kerja saya paling cuma 2 jam..

Saya malu, benar-benar malu, setelah saya bekerja sekian lama, berapa lama jam kerja yang menjadi kewajiban saya terpakai untuk keperluan pribadi?
belum kalo saya ga masuk.. sakit…
kalo absen karena ada keperluan keluarga…
kalo saya cuti?

*termenung*

Mulai hari ini saya -menguatkan tekad- harus bekerja lebih baik lagi!
= ga males
= lebih organized
= lebih efisien
dan…
tidak menghabiskan waktu kerja untuk hal yang tidak perlu..

*bisakah saya?* kebiasaan ini sudah berurat akar selama bertahun tahun…

harus bisa!

Detik ini juga saya harus memulainya….

Tanpa disiplin diri, bagaimana saya bisa menjalani bisnis saya sendiri?

Tanpa kekuatan hati bagaimana saya menjadi contoh bagi anak buah saya..

Semoga menjadi perenungan,

Salam

Vivi Damayanti
http://vividamayanti.blogspot.com
https://pipiw.wordpress.com
http://kedaipancakebakar.com

Makanan favorit versi pipiw

1. Seafood “DJIMAS” Pulosari

aku langganan disini udah lama banget, udah 10 taunan kali ya.. sebenernya lokasinya udah ga di Jl. Pulosari lagi, tapi di Jl. Rajekwesi (sebelah pulosari). Dulu pertama aku kesana, dindingnya masih dari kayu + gedheg. sekarang udah tembok dan lantainya keramik.. Makanan yang pertama aku makan dulu adalah Gurami Goreng + sambal lalapan.

Nasinya ditaburi bawanggoreng, sambelnya pedes, tapi enak, dan ditambah dengn tahu goreng. Sejak sama hon sering kesana, makanan favoritnya ngga berubah sama sekali. Pertama kita selalu pesen Kerang Rebus, (appetizer ceritanya hehe) kerangnya direbus bersama kulitnya, dan sausnya yang enak, campuran kacang & nanas. Lebih enak lagi kalo ditambah saus cabe waktu makan harganya 8.000/porsi. Saking hafalnya, begitu kita sampe, blom pesen apa-apa mereka udah merebuskan kerangnya hehe..

Main Coursenya udang dan cumi, pilihannya dimasak Saos Tiram, Mentega, atau Asam Manis, harganya 17.000/porsi

Sebenernya mereka juga menyediakan Kepiting, enak sih, tapi agak-agak males ngupasnya. harganya Rp. 50.000/porsi

Ikan juga ada, Gurami, Baronang, Lele, bisa dibakar ato digoreng.

Paling enak kesini kalo malem jam 11-12 an lah. Sepi, jadi bisa makan dengan enak.

2. Soto Landungsari

Soto ini gak ada papan namanya, sebut aja Soto Landungsari, karena deket ama terminal Landungsari, kira-kira 50 m, kanan jalan abis terminal.

Disini sotonya soto daging, dan kuahnya agak manis. Pertama makan, rasanya aneh banget… tapi lama lama keterusan, dan suka ngangenin enaknya… Asyiknya, bisa milih pake nasi ato lontong… trus bisa nambah (selain soto yang dituang di mangkok kita) biasanya jerohan sapi, seperti babat, paru, atau usus sapi. Paling sip kali pesen satu mangkok, tambahan jerohan pilihan,lalu nambah juga ngambil sendiri kecambah + seledrinya hehe… namanya ngerampok apa beli neh..tapi aku gak suka koyah nya(bubuk yang dibuat tambahan soto, ditaburkan diatasnya…) sementara hon, satu mangkok nambah koyah 4 sendokmakan..(buset…) Harganya 4.000 rp semangkok.. murah ya..

3. UND Corner

Lokasinya di Jalan Ijen. Ini tempat buat “ngopi kalo pas lagi bete” :p, atau tempat favorit buat janji ketemuan dengan temen.

Suasananya enak banget. Apalagi yang di teras dalam (bukan teras luar, banyak nyamuknya). Lucunya kursinya ga seragam, ada yang pake kayu, pake rotan, ada juga yang sofa.. Dekorasinya agak jaman dulu, mereka memasang lampu antik, poster kuno dll..

disini spesialnya Roti (macem-macem roti ada disini kayak roti keju, coklat, sosis), dan ada juga cake (favoritku fruit cake). harga roti dan cake sekitar 3.500 rp-8.000rp

Untuk makanan cukup beragam, dari western food kayak steak, burger, sampe makanan indo, seperti sate ayam.

Yang sering sih cuman ngopi aja + kue-kue. Kalo laper biasanya cuma makan nasi goreng seafood. Harganya 20.000.

Kalo Steak, sekitar 40.000. Yang paling enak steak udanng… namanya apa tapi lupa :p

Pokoke udang cincang, dan di buat steak… enak banget dimakan panas2..

Untuk minuman, banyak yang kurang enak sebenarnya, terutama kopi, (mahal lagi…) rasanya kayak kurang mendidih airnya. Es krim nya juga kurang enak. Aku biasanya cuma pesen orange juice, disana ada pilihan fresh ato gak fresh (pake buavita)

Juicenya juga lumayan mahal 12.000/gelas nya..

Oh ya tips aja, kalo pas bayar, minta struknya, dan teliti lagi, pernah beberapa kali ketauan kalo kasirnya agak curang :p

4. Warung Steak & Shake

Ini kalo pas siang siang makan sama aga. Pesenan sih ga banyak berubah : Shrimp Steak + Lemon Squash.

5. Pizza Hut

Sejak supply sayur dan buah kesini jadi sering nongkrong, sebenarnya mahal juga :p

Pizza Favorit : Super Supreme!

Dulu pas pertama buka di Malang dan masih sering mampir di PH Surabaya, nomor satu yang dipesen adalah : Salad! tapi setelah supply, rasanya sayang banget beli salad hehe…. rasanya mahal!! begitu juga untuk fresh fruit juice :p

6. Mc Donalds Kayutangan

karena buka 24 jam, alternatif makan dan ngobrol jam 2 pagi ato 4 subuh ya disini. Pesenan juga ga berubah : Gourmet Wrap atau Big Mac + Orange Juice..

7. KFC Kawi

Makanan favorit hon, ayam goreng KFC. Kalo lagi bosen kemana-mana makannya disini. Pesenan favorit hon, 2 buah dada ayam, nasi, coca cola, kopi dan sundae..

8. Hot Cwimie

Makanan merakyat kok jadi mahal ya?? inilah yang terpikir kalo makan disini. Cwimie semangkok 10.000rp *gubraks*

Dengan semboyan “mangkoknya pun bisa dimakan” resto ini jadi terkenal. Mangkoknya sebenernya berupa kulit pangsit yang digoreng dan dibentuk mangkuk, ditengahnya ditaruh mie nya. Untuk toppingnya bisa pilih, ayam, sapi, atau udang…

Tapi aku kurang suka cwimie standard nya, aku lebih suka yang namanya song mie. Cwimienya ditambah dengan pangsit udang.. tapi cwimienya memang enak… Yang istimewa disini ada kulit ayam goreng :D, lumpia goreng dan siomay goreng nya juga enak.

Mereka juga punya es mocca yang dibuat tinggi banget. kira kira tingginya 2 kali mangkoknya… jadi bingung gimana makannya ya…kalo ga cepet dimakan, bisa leleh dan tumpah kemana mana, cepet2 dimakan juga bikin kenyang, karena manis… repot kannn…

9. Rawon Pincuk dan Sate Manis

Tau pincuk? itu loh mangkok yang dibuat dari daun pisang untuk alas makan… kalo Pecel Pincuk pernah denger ya… kalorawon? apa ga tumpah? hehe gak kok, karena dialasi ama mangkok… Rawon nya harganya 5.000, dimakan sama sambal + sate manis (apalagi yang barusan dibakar). Dulu sebelum stadion dibongkar mereka jualan di stadion luar, sekarang ga tau kemana, tapi ada depotnya di Jl. Kaliurang.

10. Pecel Madiun Jl. Bungur

ini juga langganan lama. Pecelnya ga bosenin, dan dibungkus daun pisang (bukan kertas coklat). Yang spesial ada kembang turi dalam sayurnya… harganya 4.500 rp

11. Pempek Palembang Lemak Nian di Jl. Soekarno Hatta (depan Taman Budaya)

dari semua pempek palembang yang pernah aku coba ini yang paling enak di Malang (kecuali yang asli beli di Palembang hehe…) Harganya Rp. 5.000 / buah, tapi jangan dibandingin ama pempek yang seribuan ya… jauh deh…

Oh ya, kalo kita beli, dibungkus, dia gorengnya setengah matang, jadi tinggal ngegoreng lagi begitu kita mo maem…

12. Pangsit Mie “Cak Bud” Jl. Bromo depan Bank Permata

Kalo diatas disebutkan Hot Cwimie, nah ini Pangsit mie…

btw aku kadang bingung, apa bedanya cwimie, pangsit mie, mie ayam, dan bakmi?? sama sama mie nya kan?

Kata Cak Bud… ya beda bumbunya…

Kalo makan di pangsit mie ini jangan coba pas jam jam makan siang kantoran… rameeee banget… padahal duduknya di bangku kayu, dibawah gardu TELKOM. kalo masih agak pagian, jam 11, mangkalnya masih di depan gang rumahnya… Jl. Bromo juga… nah disini pesennya bisa agak nyantai.. ga mahal, 3.500 rp – 5.000 rp. Kepedesan? tinggal pesen es campur dari seberang… tinggal tepukin tangan, dateng es campurnya… emang pas banget..

13. Rujak Manis Semeru

Enak, tapi mahal. Mahal, tapi enak. Rujak manis aja harganya Rp. 7.000, tapi banyaaaak banget.. Apalagi bumbunya, pasti sisa.

Bisa dimaem ama kerupuk “blek”, atau tahu gembos. Disini tahu petisnya juga enak.. oh ya es degan nya juga, langsung dari degan di belah langsung ditambah gula + es…

Alasan Saya Membuat Blog

Hari ini, 12 Januari 2008, ada Kopdar Komunitas Blogger Ngalam. Rame 20-an orang yang dateng. Agendanya banyak sih… tapi utamanya ngomongin soal pengembangan Web BloggerNgalam, dan Milis. Juga membahas rencana Blogging School untuk anak2 SMP

Dari beberapa pembicaraan hari ini, aku bisa menarik kesimpulan, bahwa how blog works from some people.
Bisa untuk jurnal pribadi (personal blog), tempat berkomunikasi dengan teman (blog di multiply, friendster, maupun komunitas yang dibuat sendiri), tempat untuk membagi pengalaman perjalanan (journey blog), fotografi (photoblog), bahkan sudah mulai dibuat sarana untuk berjualan, promosi, dan pastinya menghasilkan uang (look google adsense)

Saat ini sih aku memikirkan blog sebagai catatan (kembali pada awal dibuatnya weblog), yang pada awalnya berupa log seseorang surfing di internet dan dicatat, untuk memudahkan diakses kembali, weblog, yang kemudian disebut blog saja berkembang menjadi catatan ato jurnal harian. Dan beberapa orang ,membuatnya jadi semacem diary (open diary pastinya)

Kembali ke masa es em pe dulu, dimana penggunaan diary (dlm bentuk buku) adalah seperti “hukum wajib” tak tertulis diantara kelompok kami para cewek. Isinya ya ga lain ga bukan “curahan hati”  yang kebanyakan tentang cowok, naksir si ini dan si itu heheheh….

Dari buku tulis biasa, sampe diary tebel yang pake gembok, tetep aja isinya adalah “rahasia pribadi” kata-kata awalnya aja : Dear Diary….

Tapi ada lho yang bener2 dilindungi banget sebagai rahasia yang disimpen sendiri… tapi ada juga yang dibuat sebagai kenang2an… nanti kalo udah beberapa lama dibaca lagi…. (biar kayak di film2 haha… )

Tapi aku sendiri waktu itu benar2 nulis diary buat ngikutin trend waktu itu… aku punya beberapa buku yang bahkan aku beri label di sampulnya… dari tanggal …………… s/d tanggal ………………… kemudian aku susun nurut tanggalnya dan aku taruh gitu aja di meja belajar. Untuk apa aku menulis diary? Supaya orang tau aku juga nulis diary seperti orang2 lain!… phew….

aku inget, setelah kelompok2 cewek ku bubar, dan masing2 mulai sibuk dengan kehidupannya masing2, meneruskan menulis diary hilang dengan sendirinya. beberapa puisi dan cerpen yang aku buat, jauh diluar gayaku menulis diary… itu kali ya diarynya haha…

anyway… balik lagi soal BLOG! aduh ngelantur…

why blog is so popular??
aku pernah baca suatu artikel, mengapa blog cepet banget berkembangnya,
1. karena gampang buatnya. banyak situs2 yang nyediain blog gratisan seperti blogger.. cuman beberapa step aja. Orang ga perlu ngerti cara kerja website, ato kode HTML, bisa punya website pribadi berupa blog
2. di BLOG kita bisa jadi writer, photographer, editor, reporter sekaligus untuk tulis2an kita. Ga ada orang yang harus menilai tulisan kita sebelum diterbitkan. Begitu selesai, klik “PUBLISH” terbitlah tulisan kita. Mo ada yang baca ato gak, itu urusan belakangan hehe… sing penting wis nulis!! <<< kata temen2 yang blogmania dan narsis abiss…

3. di Blog kita sendiri kita bisa menulis apa aja, terutama menulis hal yang paling kita kuasai, tentang diri sendiri!! ya itulah jadinya semacem jurnal pribadi… tapi sekali lagi itu sah sah aja…

hari ini saya bertanya pada diri sendiri… Kenapa saya ikutan nge-BLOG??
wah saya harus jawab jujur nih… :p
… sik mikir…..

Pertama.. ada temen saya bilang : wis duwe friendster?
..durung..
lah melok’o friendster po’o..
..males..
lah..
…aku jarang online…
justru jarang online ikuh friendster sarana berkomunikasi!

jadilah saya punya account friendster. punya beberapa teman.. dan mereka punya BLOG!!
(saya pengen dong…)
jadilah saya mengumpukan informasi…
dulunya saya punya website pribadi, tapi dasar awam :p saya pengen punya sarana berkomunikasi di website saya, dibuat interaktif, kok susah ya…
di BLOG hal ini terwujud.. akhirnya saya -boyongan- memindahkan isi website (yang ga terlalu jadul :p) ke BLOG yang baru http://pipiw.info
blom tau cara mengembangkan BLOG, bikin saya males dan melupakan blog..

kemudian saya ikut beberapa milis, jadi mau gak mau musti blog walking, dan ada yang protes, gak ada yang baru neh… jadi mau gak mau update BLOG juga… hehe

itu alasan saya……

Menjadi Tukang Cat

Hari libur kemarin, aku punya profesi baru: tukang cat! hehe…

Ceritanya kita dapet tempat baru di Dinoyo, tepatnya di depan RSI (Rumah Sakit Islam), jadi di depannya ada zebra cross, nyebrang… sampe deh… tempatnya kecil, tapi memanjang ke belakang… dulunya bekas garasi…
jadi cukup kerja keras nih… plafon banyak ang bolong, dinding berlumut dan penuh debu & sarang laba laba, maklum lama ga dipake…

seru juga, blom pernah ngecat sih, jadi kecipratan2 cat jadi hal yang lucu… hehe.. dan juga melemaskan tangan yang sehari-hari menyentuh keyboard…

abis ngecat, capek nih… duduk lesehan, makan nasi padang, dan minumnya es teh, pake plastik hihi… bener2 menghayati..

nah hari ini udah 100% ngecatnya kelar… jadi total udah 2 minggu renovasinya nih… jadi hari ini ngecor halaman depan (semula penuh batu2), trus atap tambahan untuk teras juga udah kepasang…
barang-barang perlengkapan dapur juga udah keangkut semua termasuk kulkas…

Spanduk juga udah dipasang… apalagi? oh ya tirai bambu…

Ternyata, tempat berlumutnya bisa jadi bagus sekarang *lega*…

semoga target opening 9 januari terpenuhi…

Komunitas Blogger Ngalam

Ternyata, saya ketinggalan. Ada launching komunitas blogger ngalam

 29 Desember lalu. Dimanakah saya waktu itu ? *hiks*

Akhirnya saya baru register hari ini di komunitas blogger ngalam

Cuman asli saya bingung, musti ngapain setelah register. Apa saya bisa posting? apakah blog saya otomatis terdaftar.. gak ada keterangannya.. :((

hehe atau saya yang ga teliti membaca?

Beberapa link masih ada keterangan [maaf halaman ini belum selesai diedit]