Bisnis Yang Nggak Pernah Mati : Bisnis Kue Kering

Ini bisnis yang enggak ada matinya. Ada hari besar atau gak ada hari besar, bisnis ini masih berjalan.Dan enggak bisa dipungkiri, kue yang enak, rasa original, dan menjadi favorit masih menjadi pilihan, meskipun harga lebih mahal.

Tengok saja, kastengels (ini favorit saya…) Susaaaah banget cari yang benar-benar enak. Yang sering terjadi adalah kekecewaan ketika membuka toplesnya dan rasanya ternyata biasa saja. Kejunya bukan keju tua, dan terasa sangat asin.

Begitu juga dengan putri salju dan nastar... Yang enak kan yang begitu masuk mulut rasanya lumer… (haduh saya jadi pengen…)

Anyway.. bisnis ini cocok banget buat ibu-ibu untuk dikerjakan di rumah. Selain bisa buat sendiri untuk suguhan tamu, kenapa tidak dijual saja, ke saudara, teman, tetangga, bahkan dijual online bisa lho…

Prospeknya masih luas banget, karena tidak semua orang bisa ( dan mau) meluangkan waktunya untuk membuat kue kering sendiri . Naaah, peluang inilah yang harus di manfaatkan untuk memulai bisnis kue kering bagi Anda yang punya waktu luang dan bisa membuat kue. Peluang lain yang terbuka adalah menjadi reseller kue lebaran . Ada kok yang berbisnis kue kering kayak DKU Kukis yang menawarkan program reseller bagi ibu-ibu yang pengen bisnis kue ini tapi ga mo ribet bikin sendiri… Tinggal pasang label sendiri, trus jual, beres deh…

Coba simak tips dari saya untuk berbisnis kue kering menjelang lebaran :

  1. Anggaplah bisnis ini sebagai hobi . Bagi Anda yang sudah memiliki keahlian dalam membuat kue kering, itu merupakan salah satu modal untuk memulai bisnis ini. Jadikanlah membuat kue ini sebagai hobi yang anda nikmati. Hobi tapi menghasilkan, luar biasa bukan ? 🙂
  2. Galilah informasi sebanyak mungkin tentang pembuatan kue kering yang praktis dan murah. mengumpulkan resep-resep kue kering dari beberapa sumber seperti dari koran, majalah dan televisi, membeli buku resep atau Anda bisa belajar langsung membuat kue kering dari teman atau saudara, coba juga tanya Ibu atau Nenek anda, apakah punya resep rahasia keluarga, hehe
  3. Buat dan bagikan sampel produk kue Anda pada saudara, tetangga dan teman, baik teman kantor suami atau teman kantor teman lain. Ini cukup menetukan , biasanya orang cenderung melihat rasa baru harga . Lampirkan juga brosur yang berisi daftar nama kue kering yang Anda tawarkan lengkap dengan satuannya perkilo atau pertoples dengan harganya dan alamat serta nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pemesanan. Lakukan juga promosi via internet di facebook , twitter atau juga blog Anda.
  4. Perhatikan Modal. Untuk tahap awal kurangi biaya-biaya yang kurang penting agar Anda tidak terlalu berat dalam mengeluarkan modal di awal-awal usaha, misalnya untuk membeli oven listrik atau mesin-mesin lainnya. Maksimalkan penggunaan alat dapur atau alat-alat dalam pembuatan kue yang sudah Anda miliki. Apabila kurang beli seperlunya. Apabila bisnis sudah berjalan lancar, silahkan membeli mixer atau oven yang khusus dibuat untuk usaha
  5. Selalu lakukan Riset Pasar .Sebelum memulai bisnis ini, sebaiknya lakukan riset pasar untuk mengetahui daya beli mereka, target pasar atau pemasaran kue kering Anda segmennya pada siapa saja, untuk tahap awal pemasaran bisa Anda lakukan pada tetangga, teman kantor, atau mencoba menitipkannya pada toko-toko makanan. Lalu mencoba memproduksi kue kering dengan biaya produksi yang lebih rendah dari harga jual. Agar harga jual kue kering Anda bisa bersaing.
  6. Fokuslah pada Kualitas Bahan . Anda harus menggunakan bahan-bahan yang berkualitas untuk memperoleh rasa yang khas dan disukai pembeli. Mungkin harga akan lebih mahal, tapipercayalah, Anda akan memperoleh pelanggan setia
  7. Selalu buat inovasi . Buatlah kue kering yang belum ada di pasaran atau buatlah agar kue kering Anda memiliki ciri khas, biar beda gitu loh dari yang lain. Ciri khas bisa kita peroleh dengan mencari ide-ide baru baik dengan penambahan bahan, bentuk yang lucu, dan rasa yang lezat untuk menghasilkan produk yang lebih variatif. Lakukan kontrol dengan ketat terhadap resep dan penggunaan bahan-bahan baku yang Anda gunakan untuk rasa produk yang konsisten.
  8. Buat Kemasan Kue Yang Cantik . Kemasan yang cantik dan menarik untuk memberi nilai lebih pada kue kering produksi Anda. Kemasan yang cocok untuk kue kering adalah toples kedap udara atau toples mika dengan penambahan selotip agar toplesnya rapat. Disain atau dengan sedikit penambahan ornament lainnya sehingga bisa lebih terlihat menarik sehingga meningkatkan penjualan.
  9. Percaya diri merupakan hal terpenting dalam memulai suatu usaha, jangan khawatir dan berkecil hati dengan persaingan yang banyak, karena setiap usaha memiliki pasar yang berbeda dan segmen pasar yang luas sehingga usaha kue kering ini masih bisa prospek dan berkembang mengikuti trend yang ada.Bila bisnis ini berkembang dan mendapatkan keuntungan yang lebih, tidak ada salahnya usaha ini bisa Anda lanjutkan dan teruskan tidak hanya berhenti setelah hari raya saja, melainkan bisa lebih berkembang dan berkelanjutan.
  10. Analisa Usaha adalah Hal terpenting :
  • Buatlah daftar bahan-bahan yang diperlukan untuk produksi dan kemasan untuk kue kering. Buatlah perincian serinci mungkin bahan yang diperlukan, lalu lakukan survey harga dipasar untuk saat ini untuk mendapatkan perhitungan harganya tepat dan akurat.
  • Buat juga daftar peralatan yang diperlukan dalam pengelolaan kue kering. Setiap tahapan yang dilakukan perlu di rinci barang yang diperlukan.
  • Hitung biaya yang diperlukan dalam melakukan promosi atau pemasaran, termasuk biaya sampel kue kering, transportasi untuk menyebarkan contoh dan brosur.
  • Menetapkan harga jual. Dalam menentukan harga jual perlu diperhitungkan biaya bahan baku pembuatan, dan biaya tenaga kerja untuk tingkat keterampilan yang digunakan dalam membuat aneka kue kering. Memperkirakan berapa keuntungan yang diperoleh. Besarnya keuntungan dihitung dari selisih besarnya penerimaan dan biaya operasional tiap periode.

Jadi, yuk kalau mau mulai berbisnis dari rumah, berbisnis dari hobi, berbisnis kue kering lebaran… Nanti saya dikirimin sample kastengelsnya yaaaa…

 

Iklan

Peluang Bisnis Busana Muslim Saat Ramadhan

Berbekal dengan adanya kewajiban para muslimah untuk menutup aurat, ternyata bagi sebagian orang bisa dijadikan sebagai prospek bisnis yang sangat bagus. Salah satu peluang bisnis yang dapat dijalankan yaitu bisnis baju muslimah dan pernak-pernik busana muslim lainnya.

Saat ini bisnis baju muslimah telah banyak dilirik para wanita, karena bisnis tersebut menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Namun jangan salah banyak Pria yang menekuni bisnis ini juga. Tengok saja Pak Roni Yuzirman dengan Manetnya. Ya itu karena pria pun sekarang banyak yang menggunakan busana muslim, termasuk anak-anak.

Nah, selain memberikan keuntungan yang cukup besar, bisnis busana muslim juga memiliki target pasar yang cukup jelas. Sehingga para pelaku usaha tidak terlalu sulit menawarkan produk baju muslimah.

Konsumen

Sasaran pasar untuk bisnis busana? muslim jelas,? terutama para wanita yang memilih untuk berjilbab. Saat ini minat konsumen akan baju muslimah cenderung meningkat, karena desain baju muslim sekarang mengikuti perkembangan mode fashion yang terus berputar. Model yang dihasilkan mengikuti perkembangan jaman sehingga? lebih modis dan nyaman dipakai.

Seperti saat bulan Ramadhan ini , busana muslim? sangat ramai dicari para konsumen. Namun tidak berhenti saat ramadhan, busana muslim sehari-haripun saat ini sudah banyak dikenakan, dalam acara resmi maupun tidak resmi

Produk

Dalam menjalankan busana muslim,? kualitas produk menjadi jaminan utama. Sesuaikan produk yang kita miliki dengan trend yang beredar di pasaran saat ini. Desain yang menarik dan mengikuti trend terbaru banyak diminati para konsumen. Sehingga para pelaku usaha sebaiknya memiliki pengetahuan desain, perkembangan mode, dan tren warna yang diminati pasar. Jika Anda belum dapat memproduksi sendiri,? anda dapat menjadi reseller banyak produsen busana muslim ternama.

Peluang Usaha

Dengan banyaknya produsen busana muslim,maupun toko yang khusus bergerak dalam perdagangannya, membuat persaingan bisnis di bidang ini lumayan tinggi.? Tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk mencari peluang usaha di bidang tersebut. Jika Anda memiliki modal yang cukup besar, Anda dapat memproduksi sendiri baju muslimah yang akan Anda pasarkan.

Namun jika Anda belum memiliki modal yang cukup, selain mencari langsung barang dagangan ke pusat grosir, Anda juga dapat menjadi agen dari produk baju muslimah yang telah memiliki brand. Misalnya saja menjadi agen baju muslimah dengan brand yang cukup terkenal seperti Dannis, Rabbani, Permata, Taaj, Pasmira, Shabrina, Shasmira, Sik Clothing, dll. Biasanya brand yang telah terkenal memberikan potongan harga bagi para agennya, mulai dari 10% hingga 50%.

 

Bisnis Rumahan + Bisnis Online = Bisnis Hebat

Hai moms, how r u today ?

Menyadari bahwa ini bisnis yang menjanjikan, memang tidak selalu dari testimoni,dari kisah sukses, dari cerita upline, kisah di forum dll..

Kedadaran luar biasa ini muncul dikarenakan hal yang tidak terduga, saya bertemu dengan Mami Riesma Anwar, downline pertama saya, secara online.

Mami nih ngisi data pending member, dan langsung banyak bertanya, baik sms atau telepon… Saya yang baru, dan enggak mau kelihatan enggak tau, mau tidak mau harus belajar untuk menjawab segala keingin tahuan mami tentang bisnis itu…

Ya itu loh awalnya : malu… Malu kalo kelihatan ga tau… (hai maaam… *malu aku*)

Karena donline cuman satu, kami sering berkomunikasi… berdiskusi…  (saat ini hal itu sering kurindukan, karena kita berdua banyak kesibukan mam …)

Bangganya saya ama Mami Riesma gini :

Usia 60 tahun
Masih aktif bekerja
Punya usaha sendiri (Catering & cake)
Masih semangat menjalankan bisnis online

Dan yang hebat,penjualan mami luar biasa, meskipun awalnya ragu2… minimal 300 BP loh… sering2 500 BP keatas… ck ck ck…

Mami punya facebook loh,aktif,punya email, punya YM, punya twitter… punya website!

Thanks ya mam… *hugs*

Nah sampai kemudian saya punya donlineMba Meilanny dan Mba Nurfaidah… udah pede ngejelasinnya.. Abis itu nambah Mba Sisilia Diman… dan Mba Zerlita.. kemudian Mba Diana… ihhh masih inget urutannya…. masih dikit sih… waktu itu…

Karena kesulitan di awal… saya enggak mau donline2, eh temen2 di jaringan saya bingung juga kayak saya… makanya saya membuka pintu kontak 24 jam, sms telepon, email, YM, ayo dah…

Saya mencoba membuat sistem baru juga dalam cara follow up dan menjelaskan…

Next ya…. mo liburan dulu nih…..

Cerita Bisnisku, Mengubah Hidup

 

Hello moms, udah pada online, udah masak beloom…

Nyambung cerita kemarin soal wajah jerawatan gara-gara pake krim mahal yang “mengubah hidup”

Emang ngubah hidup saya kok… gini ceritanya lanjut ya…

Yah… ujung-ujungnya tuh teman saya yang tadi, ngomelin lagi soal pake krim ini itu yang dia sarankan….  Sialnya dia udah ga jualan lagi itu produk, jadi kita musti cari di tempat lain. Daan beberapa hari kemudian kita ketemu  katalog oriflame di fotokopian… (hihihi ga nyambung yah…)

Karena si tante empunya fotokopian cuman dititipin katalog, beliaunya jujur tak bisa memberi saran apapun… Jadilah si temen saya tadi jadi “sales-girl” nya… Maka dengan pasrah, memesanlah saya..

Dua hari kemudian barang dateng di kantor, dan dua hari selanjutnya wajah saya kembali seperti semula (hihi sok lebay… emang berubah segimana seeeh?)

Apakah saya kemudian bergabung dengan oriflame? Karena kesuksesan tadi adi konsultant? Hwhwhwhw tidaaakk… anda SALAH!

Saya sekarang udah jadi konsultan oriflame dan merintis “karir” disini karena saya meng-klik iklan dBC Network di  facebook.

Masih inget judul iklannya kaya ginih : “Mamaku bisa bikin cupcake di rumah bareng aku, karena mamaku kerja di rumah…” gituuuu…

Tanpa pikir panjang, tanpa membaca dulu, saya mengisi form prospek, dan kemudian form pending member… saya benar-benar tidak membacanya… (maaf yaa mbak Nad dan Mba Dini…) dan jujur ya, don’t try this at home!.. jangan dicontoh… baca dulu semua sebelum di setujui… baca juga perjanjian kredit sebelum di tanda-tangani… baca dulu juga sebelum menandatangani surat nikah… jangan-jangan namanya salah… hehe

Daaaan… saya baru BENAR-BENAR membaca dan sadar sesadar sadarnya kalo dBC Network adalah komunitas konsultan oriflame yang menjalankan bisnis secara online, setelah saya menerima email dari Mba Nadia lewat dBC Support.  Itu juga sadarnya setelah saya kirim scanning KTP dan Transfer 39.900.

Sekali lagi jangan di contoh yaaaaa….

..to be continued ya..

saya mo masak… moms masakannya dah jadi? Bagi dunks…

Jangan Salah Pilih Produk Kecantikan !

 

Hai moms…

Kemarin cerita apa? Oh iya soal tampil cantik…

Awalnya saya tuh suka beli kosmetik di counter yang di mall-mall, lipstik beli di counter A, eyeshadow dan blush on beli di counter B, eyeliner dan lipliner belidi counter C. Jadi banyak dikenal dan (lagi-lagi) banyak hadiah :D Ujung-ujungnya pengeluaran banyak dan dompet menipis. Hadiah-hadiah yang didapat tidak lagi terpakai.. Pemborosan? Iya.Pasti.

Naaah… jadinya saya cari alternatif lain : beli di temen yang jual kosmetik. Ketemunya oriflame… udah didiskon, boleh bayar mundur pula… (hehe curang ya…). Lucunya sering baca katalog, saya cuman pilih  yang paling murah dan banyak diskonnya tanpa memperhatikan kebutuhan kulit… lagi-lagi… gak terpakai… phew… (jangan ditiru yaaaaa….)

Tapi dari teman saya yang baik hati tadi, saya mendapatkan banyak hal, dari tips memakai make up yang sesuai bentuk wajah…. memilih krim yang sesuai jenis kulit… dan yang paling penting : harus pake krim malam!

“Kenapa ?” tanya saya dengan bandelnya…

“weh.. umur udah berapa atuuuhhh… perawatan kulit secara kontinyu penting, apalagi elo sering panas-panasan di luar…!!”

Cleguk. Dia benar. Buru-buru saya menengok wajah yang (lumayan) kusam di kaca.

Waaaa buru-buru saya sepulang kantor menuju konter salah satu krim terkenal yang mengklaim bisa “mengubah hidup”  membeli 2 kemasan besar untuk krim siang dan malam, maklum umur udah 35+ niiihh

Duh tenaaang sudah hati nih… sepulang dari rumah saya coba. Siang, Malam, Siang, Malam gitu terus… sampai saya merasa pede dengan kulit… perasaan udah lebih keren nih kulit… sampe tahu-tahu muncul jerawat gede sebiji… dua biji… tiga biji…

Haduh, ternyata saya enggak cocok ama nih krim.. (hiks, mana mahaaaal).

Udah wajah kusam, jerawatan, uban mulai muncul… duh melas banget gue!

Eh ceritanya besok dilanjutkan lagi ya…. mo ngecek bonus dulu di website :D

Cerita Bisnisku, Belajar Dandan

Pernahkah Anda ke salon kecantikan dan melihat bahwa rata-rata karyawan yang bekerja disana tampil cantik dan modis? Atau ketika Anda berkunjung ke gerai kosmetik yang ada di mall-mall. Riasan mereka sungguh begitu sempurna.Bagaimana tidak terpikat, ketika di wajah-wajah mereka, warna-warna eyeshadow, blush on,dan lipstik membaur dengan indah? Maka tidak sadar, lembar-lembar uang pun keluar dari dompet, dan kalau masih kurang, Anda masih punya kartu kredit bukan ?

 

Hehehe… jujur itu cerita saya pribadi ketika masih punya hobi berkunjung ke gerai kosmetik, menerima tawaran mbak-mbak cantik disana untukmengikuty beauty class, facial, make over, dengan harga khusus dan hadiah khusus pula.

Apakah hobi itu sekarang masih ada?hmmm… sejujurnya tidak saya lakukan lagi.  Kenapa? Karena di banding mendengarkan rayuan mbak-mbak di counter, yang ujung-ujungnya membeli barang yang tidak perlu,saya lebih memilih untuk membaca komentar orang-orang yang pernah memakai kosmetik pilihan saya di web nya.

Saya juga cuman beli yang perlu-perlu saja,mengecek harga terbaru, dan beli yang lagi diskon (hehe…).  Saya bisa memperoleh tips make up,merawat kulit, memilih produk perawatan rambut, dan macem-macem lagi secara gratis dari pakarnya.. lagi lagi info dari webnya..

Dan saya pun belajar.. dan jujurrrrr ini enggak gampang. Faktanya :

  1. Saya tomboy, enggak suka pake banyak make up, karena menurut teman-teman ga cocok (kayak cowok sih)
  2. Saya suka kegiatan outdoor, menggunakan make up membuat kulit saya lengket
  3. Saya malessss, buang banyak waktu untuk sekedar mewarnai bibir atau menyikat alis..

Namun di profesi saya, saya bertemu banyak orang… Masa polosan ginih?  protes teman saya.. Maka dialah yang repot mengajari saya memakai bedak yang benar, blush on yang tepat, eyeshadow yang sesuai,hingga pakai maskara yang baik dan benar…

Ujung-ujungnya saya kemudian membeli satu set perlengkapan make up.Yang ternyata enggak murah…hwhwhw…  (yang terpaksa saya beli yang besar karena iming-iming hadiah handbag :p)

Ntar dilanjutin ya… udah ngantuk,…. dah jam 01.05 hwhw.. pantes dah berat matakuh…

Libur Produktif : Buat Blog!

Libur beberapa ini pas banget kalau dimanfaatkan jadi liburan yang produktif, salah satunya buatkan website pesenan mba Efta Siswati, salah satu teman dari dBC Network

Mba Efta yang punya bisnis kebaya payet dan baju gamis ini pengen punya website yang bisa support bisnisnya.

Jadi, tepat pukul 03.00, selesailah websitenya… ditambah bonus website dengan gratisan sesuai permintaan Mba Efta

Jadi Bisnis Oriflame dan dBC Network jalan, bisnis lain jalan pula