The Power Of Prayer

Jujur, saya bukan orang yang religius. Saya pergi misa seminggu sekali, dan tiga hari berturut-turut pada Tri Hari Suci. Saya jarang ikut doa lingkungan dan kegiatan pendalaman iman, atau hal-hal lain semacam itu… (jadi malu)

Namun saya percaya dengan kekuatan sebuah doa. Meski saya sering melewatkan doa malam dan lebih sering ketiduran. Melewatkan doa pagi, karena selalu terburu-buru..

Adalah ibu saya yang selalu menyebut saya dalam doa nya di setiap hari. Doa yang tulus dengan harapan anaknya yang bandel ini selalu diberkati dan mendapat perlindunganNya dimanapun saya berada.. Dan saya juga percaya, kelancaran apa yang saya lakukan dalam keseharian saya adalah berkat doa ibu menyertai setiap langkah..

Meski saya bukan orang yang religius, namun ketika hati mulai galau, dan jiwa mulai lelah, ada satu hal mengadu yang membuat hati tenang : berlutut di hadapanNya dan berbicara padaNya.

Power of prayer ini benar-benar saya rasakan ketika saya mengalami satu minggu yang (menurut saya) sangat buruk.. dan bikin puyeng, karena :
– Pembayaran dari klien terlambat, dan mundur selama 7 hari, yang berarti saya harus cari duit tambahan dadakan untuk menutup duit operasional selama 7 hari penuh
– Sayur dan buah-buahan yang harus di supply ke suatu resto, harga-harganya menanjak luar biasa dan mulai langka, yang artinya harus extra tenaga dan pikiran untuk hunting barang
– Orderan OL Shop agak menurun karena menghadapi siklus tahunan : masa pendaftaran anak sekolah dan musim liburan
– Banyak tagihan yang harus dibayar tepat di akhir bulan, dan semuanya jatuh tempo di tanggal 30 Juni

Nah setelah mengitung-hitung, ternyata saya butuh duit untuk besok : sekian jeti. Pusing kan? Lebih pusing lagi ketika mengecek saldo di rekening saya…

So… I did pray to ask for help.. ask My Father to give me strength dealing with this hard times…

And that day, i really hope and work harder than usual, fotoin beberapa produk yang sudah lama ga kusentuh… upload, jawabin pertanyaan calon customer…

Lalu sesuatu yang luar biasa terjadi, ada yang order dan transfer saat itu juga.. satu order.. dua order.. lalu dilanjutkan tiga, empat, lima, enam, tujuh… delapan…

Saya dengan deg-deg an beberapa kali mengecek saldo.. dan bersyukur banget, bahwa ketika tengah hari, duit yang saya butuhkan hanya kurang ratusan ribu saja… Tanpa sadar saya kembali berlutut dan bersyukur…

Dan hari itu, tepat ketika closed pukul 17.00, duit yang benar-benar saya butuhkan esok hari ada di rekening saya, lengkap komplit. Dan jumlahnya tidak lebih, dan tidak kurang dari yang saya butuhkan.

Saya bersyukur dan bersyukur lagi… luar biasa Power of Prayer ini…

What can i do for You, my Father? For your love to me?
My Father give one simple answer : do the same thing to others..help them, be nice to them..

Semoga dimanapun hadirku menjadi berkat buat orang lain, Amiiin