Peluang Bisnis Busana Muslim Saat Ramadhan

Berbekal dengan adanya kewajiban para muslimah untuk menutup aurat, ternyata bagi sebagian orang bisa dijadikan sebagai prospek bisnis yang sangat bagus. Salah satu peluang bisnis yang dapat dijalankan yaitu bisnis baju muslimah dan pernak-pernik busana muslim lainnya.

Saat ini bisnis baju muslimah telah banyak dilirik para wanita, karena bisnis tersebut menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Namun jangan salah banyak Pria yang menekuni bisnis ini juga. Tengok saja Pak Roni Yuzirman dengan Manetnya. Ya itu karena pria pun sekarang banyak yang menggunakan busana muslim, termasuk anak-anak.

Nah, selain memberikan keuntungan yang cukup besar, bisnis busana muslim juga memiliki target pasar yang cukup jelas. Sehingga para pelaku usaha tidak terlalu sulit menawarkan produk baju muslimah.

Konsumen

Sasaran pasar untuk bisnis busana? muslim jelas,? terutama para wanita yang memilih untuk berjilbab. Saat ini minat konsumen akan baju muslimah cenderung meningkat, karena desain baju muslim sekarang mengikuti perkembangan mode fashion yang terus berputar. Model yang dihasilkan mengikuti perkembangan jaman sehingga? lebih modis dan nyaman dipakai.

Seperti saat bulan Ramadhan ini , busana muslim? sangat ramai dicari para konsumen. Namun tidak berhenti saat ramadhan, busana muslim sehari-haripun saat ini sudah banyak dikenakan, dalam acara resmi maupun tidak resmi

Produk

Dalam menjalankan busana muslim,? kualitas produk menjadi jaminan utama. Sesuaikan produk yang kita miliki dengan trend yang beredar di pasaran saat ini. Desain yang menarik dan mengikuti trend terbaru banyak diminati para konsumen. Sehingga para pelaku usaha sebaiknya memiliki pengetahuan desain, perkembangan mode, dan tren warna yang diminati pasar. Jika Anda belum dapat memproduksi sendiri,? anda dapat menjadi reseller banyak produsen busana muslim ternama.

Peluang Usaha

Dengan banyaknya produsen busana muslim,maupun toko yang khusus bergerak dalam perdagangannya, membuat persaingan bisnis di bidang ini lumayan tinggi.? Tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk mencari peluang usaha di bidang tersebut. Jika Anda memiliki modal yang cukup besar, Anda dapat memproduksi sendiri baju muslimah yang akan Anda pasarkan.

Namun jika Anda belum memiliki modal yang cukup, selain mencari langsung barang dagangan ke pusat grosir, Anda juga dapat menjadi agen dari produk baju muslimah yang telah memiliki brand. Misalnya saja menjadi agen baju muslimah dengan brand yang cukup terkenal seperti Dannis, Rabbani, Permata, Taaj, Pasmira, Shabrina, Shasmira, Sik Clothing, dll. Biasanya brand yang telah terkenal memberikan potongan harga bagi para agennya, mulai dari 10% hingga 50%.

 

Bisnis Kue Kering, Populer Jelang Lebaran

Ini bisnis yang enggak ada matinya. Ada hari besar atau gak ada hari besar, bisnis ini masih berjalan. Apalagi menjelang Lebarang seperti sekarang ini, para pemilik bisnis kue keringpada kebanjiran order. Dan enggak bisa dipungkiri, kue yang enak, rasa original, dan menjadi favorit masih menjadi pilihan, meskipun harga lebih mahal.

Tengok saja, kastengels (ini favorit saya…) Susaaaah banget cari yang benar-benar enak. Yang sering terjadi adalah kekecewaan ketika membuka toplesnya dan rasanya ternyata biasa saja. Kejunya bukan keju tua, dan terasa sangat asin.

Begitu juga dengan putri salju dan nastar... Yang enak kan yang begitu masuk mulut rasanya lumer… (haduh saya jadi pengen…)

Anyway.. bisnis ini cocok banget buat ibu-ibu untuk dikerjakan di rumah. Selain bisa buat sendiri untuk suguhan tamu, kenapa tidak dijual saja, ke saudara, teman, tetangga, bahkan dijual online bisa lho…

Prospeknya masih luas banget, karena tidak semua orang bisa ( dan mau) meluangkan waktunya untuk membuat kue kering sendiri . Naaah, peluang inilah yang harus di manfaatkan untuk memulai bisnis kue kering bagi Anda yang punya waktu luang dan bisa membuat kue. Peluang lain yang terbuka adalah menjadi reseller kue lebaran . Ada kok yang berbisnis kue kering kayak DKU Kukis yang menawarkan program reseller bagi ibu-ibu yang pengen bisnis kue ini tapi ga mo ribet bikin sendiri… Tinggal pasang label sendiri, trus jual, beres deh…

Coba simak tips dari saya untuk berbisnis kue kering menjelang lebaran :

  1. Anggaplah bisnis ini sebagai hobi . Bagi Anda yang sudah memiliki keahlian dalam membuat kue kering, itu merupakan salah satu modal untuk memulai bisnis ini. Jadikanlah membuat kue ini sebagai hobi yang anda nikmati. Hobi tapi menghasilkan, luar biasa bukan ? :)
  2. Galilah informasi sebanyak mungkin tentang pembuatan kue kering yang praktis dan murah. mengumpulkan resep-resep kue kering dari beberapa sumber seperti dari koran, majalah dan televisi, membeli buku resep atau Anda bisa belajar langsung membuat kue kering dari teman atau saudara, coba juga tanya Ibu atau Nenek anda, apakah punya resep rahasia keluarga, hehe
  3. Buat dan bagikan sampel produk kue Anda pada saudara, tetangga dan teman, baik teman kantor suami atau teman kantor teman lain. Ini cukup menetukan , biasanya orang cenderung melihat rasa baru harga . Lampirkan juga brosur yang berisi daftar nama kue kering yang Anda tawarkan lengkap dengan satuannya perkilo atau pertoples dengan harganya dan alamat serta nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pemesanan. Lakukan juga promosi via internet di facebook , twitter atau juga blog Anda.
  4. Perhatikan Modal. Untuk tahap awal kurangi biaya-biaya yang kurang penting agar Anda tidak terlalu berat dalam mengeluarkan modal di awal-awal usaha, misalnya untuk membeli oven listrik atau mesin-mesin lainnya. Maksimalkan penggunaan alat dapur atau alat-alat dalam pembuatan kue yang sudah Anda miliki. Apabila kurang beli seperlunya. Apabila bisnis sudah berjalan lancar, silahkan membeli mixer atau oven yang khusus dibuat untuk usaha
  5. Selalu lakukan Riset Pasar .Sebelum memulai bisnis ini, sebaiknya lakukan riset pasar untuk mengetahui daya beli mereka, target pasar atau pemasaran kue kering Anda segmennya pada siapa saja, untuk tahap awal pemasaran bisa Anda lakukan pada tetangga, teman kantor, atau mencoba menitipkannya pada toko-toko makanan. Lalu mencoba memproduksi kue kering dengan biaya produksi yang lebih rendah dari harga jual. Agar harga jual kue kering Anda bisa bersaing.
  6. Fokuslah pada Kualitas Bahan . Anda harus menggunakan bahan-bahan yang berkualitas untuk memperoleh rasa yang khas dan disukai pembeli. Mungkin harga akan lebih mahal, tapipercayalah, Anda akan memperoleh pelanggan setia
  7. Selalu buat inovasi . Buatlah kue kering yang belum ada di pasaran atau buatlah agar kue kering Anda memiliki ciri khas, biar beda gitu loh dari yang lain. Ciri khas bisa kita peroleh dengan mencari ide-ide baru baik dengan penambahan bahan, bentuk yang lucu, dan rasa yang lezat untuk menghasilkan produk yang lebih variatif. Lakukan kontrol dengan ketat terhadap resep dan penggunaan bahan-bahan baku yang Anda gunakan untuk rasa produk yang konsisten.
  8. Buat Kemasan Kue Yang Cantik . Kemasan yang cantik dan menarik untuk memberi nilai lebih pada kue kering produksi Anda. Kemasan yang cocok untuk kue kering adalah toples kedap udara atau toples mika dengan penambahan selotip agar toplesnya rapat. Disain atau dengan sedikit penambahan ornament lainnya sehingga bisa lebih terlihat menarik sehingga meningkatkan penjualan.
  9. Percaya diri merupakan hal terpenting dalam memulai suatu usaha, jangan khawatir dan berkecil hati dengan persaingan yang banyak, karena setiap usaha memiliki pasar yang berbeda dan segmen pasar yang luas sehingga usaha kue kering ini masih bisa prospek dan berkembang mengikuti trend yang ada.Bila bisnis ini berkembang dan mendapatkan keuntungan yang lebih, tidak ada salahnya usaha ini bisa Anda lanjutkan dan teruskan tidak hanya berhenti setelah hari raya saja, melainkan bisa lebih berkembang dan berkelanjutan.
  10. Analisa Usaha adalah Hal terpenting :
  • Buatlah daftar bahan-bahan yang diperlukan untuk produksi dan kemasan untuk kue kering. Buatlah perincian serinci mungkin bahan yang diperlukan, lalu lakukan survey harga dipasar untuk saat ini untuk mendapatkan perhitungan harganya tepat dan akurat.
  • Buat juga daftar peralatan yang diperlukan dalam pengelolaan kue kering. Setiap tahapan yang dilakukan perlu di rinci barang yang diperlukan.
  • Hitung biaya yang diperlukan dalam melakukan promosi atau pemasaran, termasuk biaya sampel kue kering, transportasi untuk menyebarkan contoh dan brosur.
  • Menetapkan harga jual. Dalam menentukan harga jual perlu diperhitungkan biaya bahan baku pembuatan, dan biaya tenaga kerja untuk tingkat keterampilan yang digunakan dalam membuat aneka kue kering. Memperkirakan berapa keuntungan yang diperoleh. Besarnya keuntungan dihitung dari selisih besarnya penerimaan dan biaya operasional tiap periode.

Jadi, yuk kalau mau mulai berbisnis dari rumah, berbisnis dari hobi, berbisnis kue kering lebaran… Nanti saya dikirimin sample kastengelsnya yaaaa…

Sumber artikel dari sini ya…

Apa pendapatmu tentang plagiat yang dilakukan oleh teman sendiri?

Pada Festival Entrepreneur Indonesia 28 Februari – 1 Maret kemarin ada pembicara yang mengingatkan bahwa hal yang mewabah dalam sebuah komunitas bisnis adalah plagiat. Kegiatan meniru usaha teman yang dianggap sukses, baik sebagian, maupun keseluruhan. Hal yang cukup memprihatinkan, karena kreativitas seseorang akan terbelenggu, dan usaha yang ditiru (bukan ATM- tapi tiru) belum tentu sesuai.. Plagiat ini menimpa salah satu rekan saya yang bukan hanya usahanya yang dijajah oleh plagiator, tapi juga desain, metode dan bahkan nama yang sangat mirip.. Ceritanya teman ini mempunyai usaha yang berdasarkan kreativitas, mengembangkan desain yang unik, dan ekslusif (jumlahnya sangat terbatas untuk tiap desain). Usaha nya ini dikembangkan dengan sistim agen dan distributor… Suatu saat ada rekan lain yang ingin menjadi distributornya.. karena ada perbedaan kebutuhan (teman saya ingin sesuatu yang ekslusif, rekan distributornya ingin sesuatu yang masal, sehingga bisa dijual lebih banyak), sang distributor ini kemudian meniru tidak hanya desain, tapi juga cara pemasaran, bahan, bentuk, bahkan kemudian merubah merek yang sangat mirip dengan merk aslinya. Orang-orang yang pernah membeli barang produksi teman saya yang ekslusif tadi, pasti mengira bahwa barang yang ada adalah barang produksi milik teman saya tadi, karena sama… setelah melihat merknya baru tau kalo ternyata produsennya beda.. Sedih ngelihatnya… Sedih bahwa hak orang lain tidak dihargai, kreativitas orang lain tidak dianggap… yang dipentingkan hanya uang dan kepentingan pribadi…. Dan yang sedih lagi… Sang Plagiator ini kemudian mendapat penghargaan atas kreativitas -plagiat- nya. Naik ke panggung dan menerima penghargaan, dia juga menerimanya dengan bangga.. Teman saya tadi jelas menerimanya dengan – entah saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaannya- Di satu pihak dia juga merasa salah karena tidak mengemas produknya dengan baik, memproteksi distributornya dan lain sebagainya… Di lain pihak.. kok memplagiat produk orang lain, bangga ya??

Katalog Bisnis #1 Agen Kue-Kue

Katalog Bisnis #1 Agen Kue-Kue

Pagi tadi saya mampir ke sebuah toko kue yang ada di pinggir sebuah
jalan besar. Di jalan yang sama ada 4 toko kue, yang lokasinya
berdekatan, sehingga daerah itu lebih dikenal sebagai sentra kue.

Si pemilik tempat yang saya kunjungi rupanya menggunakan teras
rumahnya yang cukup luas untuk menempatkan 4 buah etalase yang masing-
masing berukuran 2 meter.
Pagi pagi sekali sekitar pukul 6, para pemilik kue, mulai berdatangan,
mereka mengambil baki plastik yang disediakan , dan menata sendiri kue
kue mereka, dan kemudian meletakkannya di etalase.
Kemudian mereka menuliskan sendiri jumlah kue yang mereka kirimkan
dalam sebuah buku besar, yang sudah terdaftar daftar kue-kue dan ada
juga sebuah buku kecil yang sudah diberi nomor.

Sore harinya, si pemilik kue, akan datang lagi untuk mengambil kue
yang sisa, dan kembali menuliskannya dalam buku besar yang tadi, dan
buku kecil yang ternyata untuk mencatat jumlah setoran.

Sebagai agen kue, tidak ada kerugian yang disebabkan sisanya makanan
(kue). Dalam hal ini resiko kue tidak habis terjual ditanggung oleh
pemilik kue.
Agen hanya mencatat kue masuk, keluar, dan menerima pembayaran dari
pembeli.

Dalam hal ini keuntungan menjadi agen kue :
1. Minimnya resiko (kue tidak terjual menjadi tanggungan pemilik kue)
2. Mendapat keuntungan dari selisih harga sekitar 20% – 25 %

Investasi untuk menjadi agen kue
1. Lokasi yang strategis, pinggir jalan, banyak orang lalu lalang dan
dekat dengan pemukiman/perkantoran
2. Etalase yang cukup besar untuk tempat kue kue yang akan dijual
3. Baki Plastik untuk tempat kue
4. Dos-dos kue
5. Plastik pembungkus kue
6. Spanduk
7. Brosur

Yang harus diperhatikan :
1. Kualitas dan rasa kue harus diperhatikan
2. Harga dan jenis kue yang bervariasi membuat pembeli mempunyai
banyak pilihan

Menurut Bapak pemilik toko kue yang saya kunjungi tadi pagi, di
tokonya (lumayan besar) terdapat kurang lebih 70 jenis kue dari 20
pemilik kue yang menitipkan padanya. Belum termasuk snack lain seperti
keripik tempe dan keripik buah.

Setiap kue di kirim sejumlah  20-30 buah. Kadang lebih tergantung
pesanan, dan jenis kue yang menjadi favorit pembeli. Harga sekarang
sekitar 1000-1500 / buah

kalau dirata-rata terjual 75% kue tersebut dalam sehari, keuntungan
yang diperoleh Agen kue (setelah dikurangi dos dan plastik) sekitar
Rp. 300rb per hari. atau sekitar 9 juta per bulan menurut Bapak
tersebut. Lumayan ya?

Salam,
VIvi Damayanti
http://vividamayanti.blogspot.com

Saya ketemu Pemilik Kebab Turki Baba Rafi


Saya, Pak Saptuari, Pak Hendy, dan Mas Ambay

Hari ini saya terperangah. Benar-benar terperangah. Mendapat sms dari Pak Hendy Setiono pemilik Kebab Turki Baba Rafi . Rupanya beliau sedang road show di Malang, dan punya schedule cukup padat. Seperti smsnya ke saya jam 1 ngisi di seminar UKM 234 di Hotel Santika, jam 6 sore ngisi kelas EU di Hotel Pelangi dan besoknya hari Minggu, seminar di Widyaloka Unibraw, dengan judul Start to be Entrepreneur. dan sorenya harus udah di Jember ngisi kelas EU juga.
Dengan jadwal sepadat itu beliau berkata, dateng aja… apa saya ga ganggu nih?
Sempat terpikirkan untuk ngikut aja seminarnya di Unibraw, tapi kata Mas Dona, lha.. kita kan udah entrepreneur?? hehe bener juga…
Akhirnya terpikir untuk hadir di kelas EU juga… tapi saya kan bukan orang EU, bukan siswa EU, bukan pula alumni EU. Mas Dona menyarankan untuk kontak Pak Rinto. Nah Pak Rinto bilang, ayo, dateng bareng saya aja..

Akhirnya malam itu saya datengnya barengan Mas Ambay (sandal lucu). Disana ketemu mas Alfred yang ngelola EU. Sementara Pak Hendy masih di dalem kelas, ngajar.
Yang seru, mas Ambay boleh kalo ikutan masuk kelas karena dia alumni Eu, sementara saya dicegat (baca dilarang) untuk ikut masuk karena saya sama sekali bukan orang EU. wew… saya sih memang bukan orang Eu, tapi ngumpulnya sama orang2 alumni EU (Mas Dona, Mas AMbay, Pak Rinto, Mas Donny, Pak Agung dll…)

Ya udah saya tunggu aja Pak Hendy di luar kelas..
Dateng deh pak Rinto. Ya udah deh lo masuk aja, katanya, tapi kelas kan sedang berlangsung, dan katanya saya dilarang masuk… Eh Pak Hendy keluar, dan menyalami saya… dan… saya diundang masuk ke kelas, sama mas Ambay.. hehehehehe….
(saya tanya2 untuk ikut kelas EU biayanya 2 juta u 8 x pertemuan, dan ini adalah angkatan ke-11, pembicaranya alumni2 EU yang udah sukses, sementara pesertanya dari beragam kalangan dan profesi… lah saya ikut aja tanpa bayar! Kata Mas Dona, cuma dirimu yang masuk kelas EU, gratis!)

Waktu itu lagi diputar video tentang Pak Hendy (saya pikir… wah ngajar sekalian jualan nih), dan gak lama masuklah Pak Saptuari (Kedai Digital Yogya) menyampaikan materinya..

Kelas baru terasa seru setelah sesi tanya jawab berlangsung beberapa lama. sebelumnya pada dieeeeem semua. Dan pertanyaannya lebih ke : kalo ambil franchise kebab BEP nya berapa lama? masaknya gimana dll…

Aslinya saya merasa beruntung sekali lho, dapat mentor Juara I dan II Wirausaha MAndiri. dan dengar dari mereka langsung pengalamannya.

Saya jadi “gatal” pengen segera ngomong pada saat sesi sharing (kebiasaan buruk nih :p) tapi begitu saya ngomong, semua pada ngeliatin saya lho… (jadi agak malu :p), dan waktu Pak Hendy bilang, ini Mbak Vivi… Pak Saptu langsung ngomong, yang punya Kedai Pancake Sumbersari?? Oh ini to… wah saya jadi bener2 gak enak ati, apalagi setelah bilang, saya sering baca tulisan2nya lho….
Wah Pak Hendy ternyata udah beberapa kali mampir ke Kedai SS, dan baca artikel2 saya juga… wah…
(padahal wis lama gak nulis di milis)

Oh iya Pak Hendy ini orangnya masih muda banget ternyata…. dan sangat friendly…

Pulangnya dari kelas EU saya juga dikerubuti peserta yang mo nanya2 dan bagi kartu nama… wah seolah2 saya pembicara nya…

Hari ini saya seneeeng banget… apalagi tadi juga di sms in wartawannya majalah DUIT!, waduh….

Laporan TDA Ngalam Action : SEO dan Internet Marketing Sharing

Resume Kegiatan kemarin 24-2-2008

Terima kasih saya ucapkan kepada :
1. Pak Amar selaku narasumber yg telah membagi/sharing hasil workshop Indonesian Bootcamp yg nilainya jutaan kepada kami member TDA Ngalam.

2. Pak Agung dan Mas Donnie. Yang sehari sebelumnya sempat YM! Conference untuk mencari solusi action kita kali ini, karena ga ada kabar dari Pak Herru Potter

3. Kelompok Mastermind TDA NGalam2, Mas Dona, Mas Ayiex, Erwin, yang mengingatkan saya dan mendukung acara kita kali ini

4. Rekan2 TDA yang penuh semangat, Mas Dendik (rumahnya jauh..), Pak Juanda (ide nya tajam sekali), Mas Andi Eko (atas sharing2nya di Google Adsense), Pak Prima (akhirnya hadir di acara TDA), Pak Tito (atas dokumentasi yang SELALU bagus)

Pak Agung dan Pak Amar hadir tepat jam 15:30, disusul oleh Mas Andi Eko, Pak Prima, dan kemudian yang lain2…

Seru sekali pembahasannya. Ternyata untuk membangun Internet Marketing untuk bisnis kita (asli) gak gampang!
ada cara-cara tertentu, meliputi riset, pendalaman produk kita dan pemahaman teknis website.

Seperti ternyata membangun website, biasanya orang dimulai dari membuat aplikasi dan menarik, lalu susunan website sing apik, bagu kita memikirkan marketing dan pengenalan website kita keluar.

Menurut materi yang disampaikan pak Amar… wah kebalik tuh!!, seharusnya dibangun dulu konsep yang jelas, tajam dan detil, kemudian riset dan juga sosialisasi kepada pengguna, marketing (Brand aware), dan kemudian baru menuju ke infrastruktur dan aplikasi…

Juga punya website yang menjual harus menarik, dan membuat orang betah di website kita ( rata-rata pengguna hanya mengunjungi website 0-30 detik! wah… kalo cuma bentar gimana orang bisa beli produk yang kita jual?)

Kalo orang udah tertarik, dan orang tersebut melakukan pembelian produk kita, dan kita harus maintain orang tersebut supaya loyal dengan website kita. Dan juga harus terus diupdate, dan dibuat terus menerus attractive… supaya pelanggan kita ga lari…

Soal SEO (Search Engine Optimization), kita juga harus jeli mengamati (riset), keywords apa aja yang familiar dan memakai nilai jual tinggi untuk dipakai di website kita. Kalau website kita muncul di urutan pertama ketika orang mengetikkan keywords, wah bagus tuh…

Oh iya, soal konten website, penting sekali, menurut pengalaman beberapa rekan, kita tidak hanya menuliskan apa yang kita sukai, tapi juga apa yang orang cari, dan isi harus konsisten, baru website kita bisa “menjual”

Presentasi Pak Awar selesai pukul 17:30, dilanjutkan dengan Ngopie dan Makan Sandwich Bakar, dan tanggapan serta sharing pengalaman terus berlanjut…

Acara selesai pukul 19:00 setelah foto2 oleh Pak Tito , dan sebagian (Mas Donnie, Mas Dona, Erwin, Mas Ayiek, Pak Tito) melanjutkan diskusi sampai jam 20:30

Hebat. Seru. Dahsyat.
Kesan saya, sederhana, praktis, dan keren 🙂

TDA Ngalam Action : SEO dan Internet Marketing Sharing

Sebelum resume kegiatan kemarin, dibawah ini postingan saya di TDA
pusat. Seperti kata Pak Agung dan Mbak Dyah, narsis dikit gpp, kan?

Rekan-rekan TDA,

TDA Ngalam Action (lagi) !

Setelah mengadakan workshop dengan Pak Isdiyanto tanggal 10 Februari
kemarin, dan dilanjutkan dengan terbentuknya Mastermind Group TDA
Ngalam2 (yang sudah mengadakan action pula)

maka kemarin, 24 Februari 2008, kami mengadakan acara, yaitu

SEO dan Internet Marketing Sharing

Tema : Internet Marketing untuk Bisnis
Pembicara : Pak Amar, Owner PT LinkMedia

Pukul 15.30 – 19.00, dilanjutkan dengan diskusi sampai dengan 20.30

Tempat : KaPeBe (Kedai Pancake Bakar) Sumbersari
Jl. Sumbersari 285 C Malang

Peserta mulai datang tepat waktu (pukul 15:30), dan acara dilaksanakan
dengan suasana akrab, lesehan sambil minum kopi item.. dan makan
sandwich bakar…

Peserta yang mendaftar hadir semua dan berlatar belakang bisnis yang
berbeda, yaitu Pak Agung Firdaus (IT), Mas Donnie (IT), Mas Andi Eko
(IT), Pak Juanda (Jualan Laptop Second), Mas Dendik (IT), Mas Ayiex
(barang second, dan berbagai bidang usaha lain), Erwin (Produsen Smart
Gel), Pak Prima (IT), Mas Dona (Laundry), Pak Tito (Anggrek) dan saya, Vivi (Food, dan jualan barang second di internet)

Seperti kegiatan2 TDA Ngalam yang lain, setiap pertemuan selalu
dilanjutkan dengan follow up, dan tidak pernah berhenti pada hari itu
saja.

Salam TDA,