Libur Produktif : Buat Blog!

Libur beberapa ini pas banget kalau dimanfaatkan jadi liburan yang produktif, salah satunya buatkan website pesenan mba Efta Siswati, salah satu teman dari dBC Network

Mba Efta yang punya bisnis kebaya payet dan baju gamis ini pengen punya website yang bisa support bisnisnya.

Jadi, tepat pukul 03.00, selesailah websitenya… ditambah bonus website dengan gratisan sesuai permintaan Mba Efta

Jadi Bisnis Oriflame dan dBC Network jalan, bisnis lain jalan pula


Iklan

Weekend, Detoks Yuk!

Weekend panjang kayak gini, tapi enggak kemana mana ?
Pada bingung mo ngapain ?
Manfaatkan waktu buat olah raga, berkebun, memasak… dan apaaa aja yang kita suka..
Tinggalkan sejenak laptop, blackberry, email dll
Beli dvd dan tonton film yang disukai…

Saya sendiri sering mengambil hari libur sebagai hari detoks..
detoks dari tekhnologi : menutup laptop, mematikan blackberry (yang artinya tidak melihat perkembangan facebook, email, yahoo!mesenger, twitter dll). menonton televisi seperlunya..
Saya memilih untuk ke pasar, memasak, atau berkebun… waktu menonton televisi saya ganti dengan membaca buku…

Saya juga kadang melakukan detoks barang-barang, terutama di tas.
Saya punya kebiasaan buruk, memasukkan barang-barang jadi satu ke dalam tas ransel saya…
Pada akhir minggu, saya membuka tas dan mengeluarkan barang-barang yang ga perlu… menata kembali sesuai tempatnya…
dan paling saya sukai, saya sering menemukan recehan di dalam tas, mengumpulkannya dan memasukkannya ke dalam kaleng celengan… hehe

Nah, yang ini adalah detoks beneran… hehe…
Saya sering memilih detoks menggunakan buah-buahan
Dalam sehari, saya memilih, minum air jeruk lemon dan madu di pagi hari….
kemudian buat Jus Untuk Detoks : Wortel-Semangka-Jeruk-Madu
Makan banyak buah-buahan…
Dan banyak air putih…

Kalau dilakukan rutin, akan kerasa badan dan pikiran lebih segar, coba deh…

Istilah-Istilah Akuntansi

Karena yang meminta posting tentang laporan keuangan dan istilah akuntansi…. berikut istilah-istilah akuntansi yang bisa dipergunakan, semoga berguna…

1. Kas (cash)
2. Piutang Usaha (account receiveable)
3. Persediaan (inventory)
4. Asuransi dibayar dimuka (prepaid Insurance)
5. Perlengkapan kantor (office supplies)
6. PPN masuk (VAT IN)
7. Tanah (land)
8. Gedung (building)
9. Kendaraan (car)
10. Akumulasi penyusutan gedung (accumulated depr.for.building)
11. Akumulasi penyusutan kendaraan (accumulated depr.for.car)
12. Peralatan (Equipment)
13. Akumulasi penyusutan peralatan (accumulated depr.for.equipment)
14. Hutang pajak (Tax payable)
15. Hutang gaji (wages payable)
16. Hutang usaha (account payable)
17. Beban yang masih harus dibayar (expanse payable)
18. PPN keluar (VAT OUT)
19. Modal saham (capital stock)
20. Retur penjualan (retured earning)
21. Deviden (dividend)
22. Penjualan (sales)
23. Harga pokok penjualan (COGS)
24. Beban gaji (wages expanse)
25. Rumah tangga kantor (office household)
26. Beban telepon dan listrik (teleph & Electricity Exp)
27. Beban asuransi (insurance expanse)

28. Beban piutang tak tertagih (bad dept expanse)
29. Beban perlengkapan (supplies expanse)
30. Beban penyusutan gedung (dep. Building expanse)
31. Beban peny kendaraan (dep. Car expanse)
32. Beban peny peralatan (dep. Equipment expanse)
33. Beban lain2 (other expanse)
34. Agio saham (additional paidin capital)
35. Laba ditahan yang diappropisasi (appropriated retained earning)
36. Efek tersedia untuk dijual (avaiablefor sale securities)
37. Dewan direksi (board of directors)
38. Penggabungan Usaha (business combination)
39. Dapat ditarik (callable)
40. Deviden tunai (cash dividen)
41. Dapat dikonversi (convertible)
42. Metode biaya (cost method)
43. Tunggakan deviden (devidens in arrears)
44. Cadangan ekuitas (equity reserve)
45. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan (foreign currency translation adjustment)
46. Deviden saham dalam jumlah besar (large stock dividen)
47. Dividen likuidasi (liquidating dividend).
48. Aktiva operasi tidak lancar (noncurrent operating assets)
49. Aktiva tak berwujud (intangible assets)
50. Biaya pengembangan software (software development cost)
51. Biaya yang di kapitalisasi (capitalized assets)
52. Goodwill negatif (negative goodwill)
53. Kelayakan teknologi (technological feasibility)
54. Kewajiban penghentian aktiva(asset retirement obligation)
55. Komponen(component)
56. Metode biaya penuh (full cost method)
57. Metode pembelian(purchase method)
58. Metode usaha yang berhasil (successful effors method)
59. Pembaruan (ranewals)
60. Pembelian secara paket (basket purchase)
61. Pemeliharan (maintenance)

62. Penambahan (additions)
63. Penelitian (reseach)
64. Penelitian dan pengembangan (reseach and development)
65. Penemuan (discovery)
66. Pengembangan (development)
67. Penggantian (replacement)
68. Perbaikan (repair)
69. Rasio perputaran aktiva tetap (fixed assets turnover ration)
70. Sewa guna usaha koperasi (operating lease)
71. Sewa guna usaha modal (capital lease)
72. Sumbangan (donation)
73. Aktiva sejenis (smilar asset)
74. Aktiva tidak sejenis (dissimilar assets)
75. Amortisasi (amortization)
76. Deplesi (depletion)
77. Kerugian (loss)
78. Kerugian yang diindikasikan (indicated loss)
79. Keuntungan (gain)
80. Keuntungan ditangguhkan (deferred gain)
81. Nilai buku (book value)
82. Nilai residu/sisa (residual/salvage value)
83. Penurunan nilai (impairment)
84. Penyusutan garis luruh (straight line depreciation)
85. Penyusutan yang dipercepat (accelerated depreciation)
86. Penyusutan (depreciation)
87. Penyusutan faktor pemakaian (usefactor depreciation)
88. Penyusutan faktor waktu (timefactor depreciation)
89. Penyusutan gabungan (composite depreciation)
90. Penyusutan jam sisa(servicehours depreciation)
91. Penyusutan jumlah angka tahun (sumofthe yearsdigit depreciation)
92. Penyusutan jumlah unit produksi (productiveoutputdepreciation)
93. Penyusutan kelompok (group depreciation)
94. Penyusutan per uni (uni depreciation)
95. Penyusutan saldo menurun (declining balance depreciation)

96. Penyusutan saldo menurun ganda (doubledecliningbalancedepreciatoin)
97. Sumber daya alam (natrual resources)
98. Anak perusahaan (subsidiary company).
99. Kendali (control)
100. Laporan keuangan konsolidasi (consolidated financial statement)
101. Metode ekuitas (equity method)
102. Pengaruh signifikan (significant influence)
103. Induk perusahaan (parent company)
104. Efek ekuitas (equity securies)
105. Efek motede ekuitas (equity method method securities)
106. Efek hutang (debt securities)
107. Efek yang dimiliki hingga jatuh tempo (heldtomaturity securities)
108. Opsi pembelian murah (bargain purchase option)
109. Opsi pembaharuan murah (bargain renewal option)
110. Sewa guna usaha modal (capital lease)
111. Sewa guna usaha pendanaan langsung (direct financing lease)
112. Biaya pelaksanaan (executory costs)
113. Nilai sisa atau nilai residu yang dijamin (guaranteed residual value)
114. Tingkat bunga implisit (implisit interest rate)
115. Tingkat bunga meningkat atau inkremental (incremental interest rate)
116. Biaya langsung awal (initial direct cost)
117. Sewa guna usaha (lease)
118. Masa sewa guna usaha (lease term)
119. Penggunaan aktiva sewa guna usaha (lease)
120. Pemilik aktiva sewa guna usaha (leasor)
121. Pembayaran minimum sewa guna usaha (minium lease payment)
122. Tidak dapat dibatalkan (noncancelable)
123. Sewa guna usaha penjualan (salestype leases)
124. Nilai sisa atau nilai residu yang tidak dijamin (unguaranteed residual value)
125. Penjualan dan penyewaan kembali (saleleaseback)
126. Metode aktiva dan kewajiban untuk alokasi pejak antarperiode (assets and liability method
of interperiod tax allocation)
127. Perbedaan temporer yang boleh dikurangkan (deductible temporary differences)
128. Tarif pajak efektif (effective tax rate)

129. Laba akuntansi atau laba keuangan (financial income)
130. Alokasi pajak antarperiod (interperiod tax allocation)
131. Rugi operasi bersih (net operating loss [NOL] carryback)
132. Rugi operasi bersih (net operating loss [NOL] carryforward)
133. Perbedaan permanen atau beda tetap (permanent differences)
134. Laba kena pajak atau laba fiskal (taxable income)
135. Perbedaan temporer kena pajak (taxable temporary differences)
136. Perbedaan temporer (temporary differences)
137. Penyisihan penilaian (valuation allowance)
138.
139. Metode aktiva dan kewajiban untuk alokasi pajak antarperiode (assest and liability method
of interperiod tax allocation)
140. Perbedaan temporer yang boleh dikurangkan (deductible temporary differences)
141. Tarif pajak efektif (effective tax rate)
142. Laba akuntansi atau laba keuangan (financial income)
143. Alokasi pajak antarperiode (interperiod tex allocation)
144. Rugi operasi bersih (net operating loss [NOL] carryback)
145. Perbedaan permanen atau beda tetap (permanent differences)
146. Laba kena pajak atau laba fiskal (taxable income)
147. Perbedaan temporer kena pajak (taxable temporary differences)
148. Perbedaan temporer (temporary differences)
149. Penyisihan penilaian(valuation allowance)
150. Akumulasi kewajiban imbalan (accumulated benefit obligationABO)
151. Beban pensiun periodik bersih (net periodic pension expense)
152. Biaya jasa (service cost)
153. Biaya jasa lalu (prior service cost)
154. Biaya pensiun dibayar dimuka/masih harus dibayar (prepaid/accured pension cost)
155. Biaya pensiun yang ditangghkan (deferred pension cost)
156. Dana pensiun (pension fund)
157. Keuntungan atau kerugian pensiun (pension gain or loss)
158. Keuntungan atau kerugian pensiun bersih yang belum diakui (unreconized net pension gain
or loss)
159. Kewajiban pensiun minimum (minimum pension liability)
160. Kewajiban pensiun tambahan (additional pension liability)

161. Imbalan pascapensiun selai pensiun (postretirement benefit other then pensions)
162. Imbalan yang sudah menjadi hak (vested benefits)
163. Nilai dana pensiun yang terkait pasar (marketralated value of the pension fund)
164. Nilai sekrang aktuarial (actuarial present value)
165. Nialai wajar dana pensiun (fair value of the pension fund)
166. Kurtailmen (penciutan) dalam program pensiun (curtailment of the a pension plan)
167. Penyelesaian program pensiun (settlement of a pension plan)
168. Periode jasa yang diharapkan (expected service period)
169. Program pensiun (pension plan)
170. Program pensiun dan kontribusi (iuran) pekerja (contributory pension plan)
171. Program pensiun iuran pasti (difined contribution pension plans)
172. Program pensiun imbalan pasti (difined benefit pension plans)
173. Program pensiun pemberi kerja tunggal (singleemployer pension plans)
174. Program pensiun tanpa kontribusi (iuran) pekerja (noncontibutory pension plans)
175. Proyeksi kewajiban imbalan (protected benefit obligationPBO)
176. Tanggal memenuhi syarat penuh (full eligibility date)
177. Tingkat bungan penyelesaian (settlement interest rate)
178. Tingkat pengembalian aktual dari dana pensiun (actual return on the pension fund)
179. Tingkat pengembalian yang diharapkan dari dana pensiun (expected return ofn the pension
fund)