Hobi Baru Saya : Menanam Mawar

Saya pernah menulis di status facebook saya :

“kalau saya dulu mengisi data tentang hobi, saya akan biasanya mengetikkan : reading books and swimming Namun sekarang hobi itu berganti menjadi : cooking and gardening”

Iya, saya sekarang hobi mengurus kebun kecil saya. Terutama menanam mawar. Mengapa mawar? Karena bunganya cantik, dengan banyak warna, meskipun durinya sudah melubangi sarung tangan saya.

Dengan berbekal Rp. 2500/pot, saya membeli beberapa pot mawar dari berbagai macam warna : merah, merah tua, pink, putih, merah jambu dan kuning.

Beberapa hari kemudian, bunga-bunga yang indah itu mekar, lalu bunganya mati… huwaaaa..

Saya mengakui kalau saya emang kurang pengetahuan tentang menanam, jadilah saya browsing2 dan berkunjung ke sini

Ternyata yang menanam mawar semula saya anggap mudah, ternyata emang butuh ketelitian dan ketekunan. Menurut Artikel yang saya baca seperti ini :

“Bunga yang satu ini tak dapat dipungkiri kecantikan dan keindahannya. Warnanya yang beraneka dan cantik membuat mawar banyak disukai orang dan sering dijadikan lambing cinta. Namun, merawat mawar susah-susah gampang, selain harus teliti, mawar juga punya sentuhan khusus. Untuk itu kita harus mengetahui mawar seperti apa yang layak ditanam dan cara menanamnya.”

Beberapa tips berguna untuk yang baru menanam

  1. Bunga Mawar seperti halnya tanaman hias lain memerlukan tanah yang subur,  paling bagus yang diberi kompos atau humus.  Pilih lokasi yang terkena matahari langsung, tidak banyak terpaan angin.
  2. Mawar memerlukan penyinaran matahari   minimal 6 jam perhari untuk menghasilkan bunga yang banyak dan terus menerus.   Mawar tidak suka tanah yg  liat atau tanah yg  becek, pilih lokasi yang airnya tidak tergenang / stag.    Bila tanahnya terlalu liat campur dengan kompos / humus dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
  3. Buat lubang dengan kedalaman minimal 50 cm.  Isi dengan tanah subur, dan pupuk organik atau pupuk khusus untuk mawar dan untuk tanah liat atau tanah berpasir, campur tanah : kompos : pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
  4. Jarak antar tanaman tergantung jenis mawar yg anda tanam.    Bila anda menanam mawar penutup tanah maka jarak antar mawar sekitar 30 cm.  Kalo mawar untuk pergola memerlukan jarak 1m bahkan 2 m tergantung jenis mawar.  Mawar untuk pagar atau bunga potong biasanya berjarak tanam 50 – 60cm.
  5. Saat awal tanam, mawar perlu disiram setiap hari dengan banyak, disiram hanya pada tanahnya, pilih penyiraman saat pagi hari atau sore hari di mana tidak ada lagi matahari.  Ingat hanya tanahnya saja jangan daunnya.  Pada saat musim berbunga mawar juga memerlukan banyak air, sirami dengan melimpah.
  6. Bila sudah berumur 2 tahun, frekwensi penyiraman sudah bisa dikurangi menjadi 4 hari sekali, tapi tetap setiap kali disiram harus sampai tanahnya benar benar basah sampai ke akar.

Merawat Tanaman Mawar

Agar bunga mawar berbunga banyak dan kontinyu, lakukan beberapa hal penting seperti

  1. Beri Makan dan minum secara teratur. Makanan berupa pupuk khusus tanaman mawar atau jika tidak ada beri kompos atau humus.  Pemupukan dilakukan menjelang musim semi atau kalo di indonesia saat akhir musim hujan, menjelang musim semi.
  2. Beri makan lagi setiap 2 bulan selama periode berbunga.  Saya biasa menggunakan pupuk organik khusus mawar, terkadang juga kotoran sapi dan kotoran ayam yg sudah jadi (sudah kering dan terkomposisi / bukan yg masih baru).Beri minum yg banyak sesuai yg sudah saya tulis di atas.
  3. Gemburkan tanah dan cabut gulma / tanaman liar.  Saat ini trik ini tak lagi digunakan tapi sudah diganti dengan mulching. Mulching adalah tindakan menutupi tanah di bawah pohon mawar dengan bahan organik.  Bahan organik ini bisa berupa cacahan kulit pohon, cacahan daun2an,   potongan rumput yg dipangkas, jerami, potongan sayuran buangan dari dapur.
  4. Mulching ini menghindari tumbuhnya tanaman liar, mengurangi frekwensi penyiraman karena kelembaban tanah terjaga, bahan2nya akan terlomposisi dan menjadi    humus yang bagus untuk tanaman.  Mulching di musim dingin menjadi pelindung untuk mawar dari terpaan salju dan hawa dingin.

Memangkas Mawar
Pemangkasan mawar tergantung jenis mawar.

  1. Mawar antik / mawar kuno gak boleh dipangkas pada musim semi karena mawar jenis ini bunganya dihasilkan dan cabang2 yg dihasilkan dari tahun sebelumnya.  Kalo dipangkas pada musim semi maka bunga yg dihasilkan akan sedikit atau malah tidak berbunga sama sekali.
  2. Mawar merambat / climbing rose / rosier grimpant pada 2 tahun pertama tidak boleh dipangkas karena akan membuat tanaman itu tidak menghasilkan cabang2 yang panjang dan merambat.  Pangkas atau buang cabang yg kering, yang mengarah ke dalam tanaman dan ranting yang bunganya telah layu.  Buang juga ranting dengan daun yang menguning.

Mencegah dan mengobati penyakit mawar

  1. Bila tanah subur dan lobang tempat tanam dibuat dalam, maka mawar akan jarang sakit.  Penyakit yang umum pada mawar adalah Marsonia (bercak hitam), Oidium dan karat daun.  Bila itu terjadi  beri makan tanaman, dan membuang daun2 yang sakit (dipotong, dikumpulkan dan dibakar).  Untuk pencegahan semprotkan cairan preles (bahan organik).
  2. Hama mawar berupa kutu daun , yang memakan pucuk muda dan kuncup bunga.  Atasi dengan memencet kutu tsb.  Kalo kebanyakan biasanya gunakan campuran air savon de marseille (sabun marseille yaitu sabun organik) dan sesendok minyak sayur / olive oil).  Semprotkan cairan ini dan selang 3 hari kemudian disemprotkan lagi untuk mematikan kutu2 yang masih tersisa.

4 thoughts on “Hobi Baru Saya : Menanam Mawar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s