Catatan Perjalanan Malang-Surabaya pp Dan Cerita Tentang Internet Marketing Training

Seminggu yang lalu, 18 Juni 2011, saya pergi ke Surabaya bareng temen saya namanya Yustianingrum, untuk mengikuti Internet Marketing Training nya Mbak Dini Shanti dan Training Binar-Binarnya Mbak Nadia Meutia.

Ini adalah acara offline pertama saya di dBC Network dan tentu saja Oriflame. Dan seperti biasa, saya kurang suka dengan acara rame-rame kayak gituh… enggak nyaman hehe.. Tapi karena pengen banget dapet ilmu dari Mbak Dini Shanti (terutama) berangkatlah saya.

Karena udah lama enggak ke Surabaya, maka saya nurut aja ama Yustia, yang emang pernah tinggal di Surabaya sono selama 4 tahun, jadi tahu jalur bus kota. Dan disanalah saya, naik bus antar kota, disambung bus kota, dan kemudian berjalan kaki… hehehehe…

Nah Yustianingrum ini ternyata sudah ada di friendlist FB saya, dan dia sudah follow twitter saya, bahkan ada dalam satu milis dan group bernama TDA Ngalam,tapi lucunya baru ketemu langsung di dBC Network dengan nama Rumah Amira (nggak nyambung ya…)

Cerita punya cerita, dia sudah ikut dBC Network setahun an ini, dan masih stuck di level 3%. Dan dia terheran-heran saya sudah di level 15% dalam waktu sesingkat ini. Nah saya heran, diapun ikut heran. Loh kenapa? Ternyata dia punya 6 don*line, enam-enamnya teman yg didapat secara offline, dan enam-enamnya pasif. Sekarang dia hanya mengandalkan penjualan pribadi. Nggak heran dia stuck di 3%terus.Lah saya punya 60 don*line, 80% nya online, yang jalan aktif sekitar 60% aja… yang 40% pasif, termasuk didalamnya 20% dari offline.

Jadilah kita membahas, apakah lebih baik punya don*line offline atau online? Atau dua duanya? Nah pembahasan ini panjang… sepanjang perjalanan Malang-Surabaya dan gak selesai… hehe..

Anyway kita naik bis patas AC jurusan Malang-Sby, disambung Bus Damri BerAC, abis ongkos 15.000+ 4000= 19.000. Kondekturnya berdasi, rapi, dan wangi…wah pelayanan baru nih… Panasnya Surabaya jadi tak terasa😀

Dan setelah 3,5 jam perjalanan sampailah kita di Univ Katolik Widya Mandala Surabaya, yang udah ada ratusan orang berkaos kuning dBCN. Yang (sayangnya) sama sekali enggak ramah satu sama lain, dan enggak saling nyapa (malu kali ya…)

Sesi pertama 12.00 – 14.30 diisi mbak Dini Shanti tentang Internet Marketing, yang setelah di dengarkan materinya 100% sama dengan yang ada di member area (IM Modul) dan Training 99, hanya kali ini kita dengar dari Mba Dini in person. Sedangkan waktu ada tanya jawab, 90% nya pertanyaan sangat2 dasar, yang bisa dibilang enggak nyambung ama inti Training, sampai2 beberapa kali disela ama Mba Nadia Meutia. Setelah diamati,maklum, mostly newbie… (wew… emangnya saya bukan newbie? *jitak*)

Karena udah kupraktekkan hal-hal disampaikan oleh Mba Dini, dan tidak menemukan sesuatu yang baru, aku lebih memilih untuk orang-orang disekitarku… Mereka2 yang bawa laptop,modem… dan yang ditanyakan adalah… “Bagaimana cara mencari informasi di mbah Google? Apa yang harus di klik?” ampun dah….

Kayaknya lebih cocok ikutan yang Internet Marketing lanjutan yang bahas SEO deh…. (sayangnya ga tau kapan ada di Surabaya)

Jam 14.30-15.00 kita makan pangsit di sebelah UWM, wew.. yang luar biasa enak… dan ketemu satu dua member… yang enggak nyapa juga… akhirnya kitalah yang cuap-cuap duluan… akhirnya muncul obrolan… (hadeeew…. gimana mau maju di network marketing kalo ketemu sesama member aja diyeeeeem ajah… – cape deh-)

Jam 15.00 – 17.30 sesinya Mba Nadia, Training Binar-Binar yang fokus pada : bagaimana kita harus begitu excited jalankan bisnis ini, sehingga setiap ketemu orang, wajah kita tuh sampe berbinar2 pas ngejelasin… wew exciting nih…

Once again, sesi tanya jawab menyita waktu paling lama… nah mostly malah curhatan… karena kesel ama upline atau leader yang cuek.. dan ada satu member dengan pertanyaan yang lucu… “Mba Nad… bagaimana caranya ngadain beauty class, padahal kitanya ga bisa/suka dandan? Saya kan tomboy?” Hadew… mau bikin beauty class, tapi enggak mau blajar dandan kie piyeeee…

Anyway, karena Yustia khawatir ama babynya, kita mutusin pulang jam 17.30… Kudu jalan dulu ke halte.. dan Surabaya ternyata indah kalo di sore hari ya….

Perjalanan dimulai lagi dengan nyari bis kota… nunggu punya tunggu muncullah tuh bus tak ber ac, yang penuh banget, namun kondekturnya teriak “kosong…. kosong…” Sambil berdiri berhimpitan, saya jadi memperhatikan orang sekitar saya… rata-rata kelihatan baru pulang kerja.. Pada capek, lesu dan keringetan. Ada cowok rapi, tetep necis, sambil tetap asyik dengan blackberrynya…. ada ibu-ibu yang asik menelepon dengan suara keras pake hape made-in-chine nya.. ada yang ngumpetin rokok di tangan, padahal jelas-jelas ada tulisan “dilarang merokok untuk kenyamanan bersama”

Ada juga 2 anak remaja yang mengamen dengan lagu karangan sendiri… “kami anak jalanan, berjuang mencari makan… seandainya kami punya ibu, jam segini kami sudah duduk belajar, mengejar ilmu…” suaranya bagus… lagunya oke… Tapi begitu kerasnya kehidupan baginya… mencari recehan dengan naik turun bus…

Yang menarik dan perhatian banget sih si Pak Kondektur Bus… lah dia setiap 100meter meneriakkan tujuan dan mengingatkan orang2 yang mau turun… wih perhatian banget…. apa gak habis suara bapak tuh… belum ngingetin si Pak Sopir : kaleeemm… kaleeem.. kate mudhuun… (pelan-pelan… ada yang mo turun) puluhan kali sudah…

Pas ditarik ongkos cuman 3.000, hm… just wondering nih bapak kondektur/sopir bus sehari dapat berapa yah… begitu susah payah mandi keringat, dengan bus yang maaf -mirip kaleng-. Bandingkan dengan yang tadi siang : bus bagus ber ac dengan kondektur berdasi…ongkos beda 1.000, siapa yang pendapatannya lebih banyak?

Sampai di terminal Bungurasih, ternyata “petualangan” belum berhenti… Kami masih harus berebutan mengejar bus Patas yang menuju Malang. Begitu bus datang, blom sampai di pemberhentian, udah banyak yang berlari2 mengejar, sambil memukul-mukul badan bus. Phew… begitu udah dibuka, saling dorong, saling tekan, cepet-cepetan… waaaaaa…. antri kan bisaaa…. Kecapekan kali ya seminggu kerja, pengen segera pulang ke rumah, dan tidur… maklum, pulang seminggu sekali, dan ini udah jam 19.30..

Yustia yang sudah biasa dengan keadaan ini sih merangsek naik bus yang sudah kepenuhan (dan terpaksa turun lagi karena ga ada kursi) saya yang agak melongo hhehehehe….

Setelah akhirnya dapat tempat duduk, dan kemudian ga bisa tidur sejenak (meski macet diporong) karena tetangga sebelah kursi ngobrol melulu… saya jadi merenung perjalanan hari ini…

  1. Susah payah orang cari duit, ada yang harus pp Malang-Surabaya tiap hari dengan alur angkot-bus antarkota-bus kota dan sebaliknya… dengan segala ribetnya
  2. Ada yang hemat ongkos dengan PP Malang –Sby seminggu sekali dengan milih kos di Sby… pulang2 ya itu rebutan bus
  3. Ada yang bertahan menjadi kondektur dan sopir bus seperti bapak tadi… memeras keringat di udara panas…
  4. Ada yang sampe jam 8 malem kudu nawarin bakpao dan tahu goreng di terminal…
  5. Ada yang ngamen demi recehan naik turun bis…. adakah alternatif lain mengubah hidup?

Sementara di Training tadi, sekitar 200-300an orang, berdandan rapi, menenteng laptop, punya kesempatan menjalankan usaha dari rumah, online, bermodal awal ga sampe 40 rb, menjalankan bisnis dengan setengah hati?

Ga perlu naik turun bus, teriak teriak dari pagi ampe sore, jualan keliling bawa keranjang, kena polusi, matahari, bau keringat… Masih saja keluhan-keluhan bermunculan… “aku ga bisa jualan nih…. aku malu nih omong ama orang…. aku ga bisa buat blog nih…. koneksi internetku lemot nih… uplineku cuek tuh… dll dll dll….”

Iya loh… kalo mau bisa dijalankan kaya gini nih, kayak saya, dari depan laptop aja bermodalkan modem dan laptop, serta kabelpowernya… (maklum laptop saya sudah berusia lebih dr setahun), bersyukurlaaaaah…. dibanding orang-orang diluar sana..

Wew… akhirnya saya sampai rumah jam 22.30, yang artinya 15 jam tadi saya di jalan…

Inti dari tulisan panjang ini (hehe….) bisnis kita loh online… banyak kemudahan…. jangan banyak alasan… ayo di seriusin…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s