Langkah-Langkah Kecil dari Karyawan Menuju Entrepreneur -2-

Di keseharian saya di kantor, saya bertugas pula mendatangi perusahaan customer dan saya juga pernah jualan MP3, lho… kompilasi sendiri.. caranya customernya memilih lagu dari list MP3 yang saya buat, lalu pilih maksmimal 100 lagu, dan dibuatkan kompilasinya… wah sempet banyaaak banget yang pesen… waktu itu blom tau kalo ituh illegal hehehehehe…

Jualan DVD juga pernah… beli di grosiran seharga 8.500/keping, dijual keteman2 seharga 10.000/keping. Jadi kemana-mana bawa jualan, ke bank, ke sodara, ke customer, ke rumah temen… wah.. kalo inget waktu itu, jadi pengen ketawa juga… tapi DVD bajakan kan illegal juga… jadi diberhentikan jualannya…

Pernah Jualan Celana Sport merk Nortface dan Oakley, Nike juga, punya temen. Yang ini lumayan laku… bantuin temen jualin baju-baju dari butiknya, karena butiknya tutup…

Lalu Jualan Pulsa Person- to Person… repot banyak temen yang ngutang dan dibayar waktu gajian… bisa tekor modal haha..

Ikut bazaar dan pameran juga pernah jadi kegiatan yang dulu sering dilakukan : jualannya ya celana sport tadi dan jualan sayur organik. (di bazaar dan pameran ini saya menemukan yang baru dari diri saya : saya sukaaa banget jualan, bertemu orang serta meyakinkan mereka untuk membeli jualan saya. Waktu itu ada pembeli yang bilang : wah ini jualannya sama, yang bikin beda yang jual.. menarik sekali… ternyata dia Pak Bambang yang punya Kursus Akuntansi Bambang)
Tentang Berjualan Sayur organik, waktu itu blom jadi trend seperti sekarang. Di Malang baru ada PT Mitra Bumi Indonesia (MBI) yang jualan, dan ada juga yang dari Fak. Pertanian Unibraw. Waktu cukup mahal, sawi aja harganya 5.000/kg, sementara yang biasa cuma 2000/kg

Cukup banyak pelanggan nya nih sayur organik, tapi kalo cuman supply ke ibu-ibu rumah tangga aja ga maju2… gimana kalo supply ke resto?

Menjual sayur organik ke resto bukan perkara mudah, terlalu mahal bagi mereka, dan belum concern terhadap kesehatan.. kemudian agak “longgar” mulailah berjualan sayur non organik tapi dengan kualitas bagus…

Setelah supply dari resto satu ke resto lain, depot, bahkan warung, akhirnya proposal kami diterima oleh Pizza Hut Malang (ini sudah proposal penawaran yang ke-empat), sementara penawaran ke jaringan resto lain sulit ditembus karena mereka sudah punya supplier sendiri. Untuk menjadi supplier ke Pizza Hut (sejak 2004) ini saya dan rekan menggunakan nama “Green ‘n Health”, karena di CV- kan ga boleh pake Bhs Inggris, namanya jadi CV Hijau & Sehat.

Oh iya, usaha ngeprint2 tadi diberi nama bebz printing. Waktu itu ada teman saya danang, punya ruangan kosong yang ditawarkan ke saya dengan harga “teman” jadi saya sewa disana untuk dua tahun… Jadi openingnya tgl 1 September 2005

di printing ini berkembang menjadi percetakan kecil… mencetak dan mendesain undangan pernikahan (special request), kartu nama, dan juga banner dan spanduk…

Hampir satu tahun berlalu, disebelah printing yang dulunya adalah fotokopian, tutup. Ruangannya kosong… kembali dengan harga teman, ruangan ini di sewa dan kemudian menjadi cikal bakal kedai pancake bakar yang sekarang. First openingnya 26 Agustus 2006

Maret 2007, dasar ga bisa ngeliat tempat bagus… begitu liat langsung dikejar… Kedai Pancake Bakar kedua (Sumbersari) dibuka 10 April 2007

Sayangnya Kedai yang pertama (Kedai Kerto) harus ditutup 30 September 2007, karena bangunan yang disewa mo dipake sendiri ama pemiliknya…

Kedai Pancake Bakar Ketiga (Dinoyo) dibuka 10 Januari 2008

Pertengahan 2007, kegiatan saya di tempat kerja bertambah, konsentrasi saya lebih banyak di pekerjaan. Maka saya memutuskan untuk saat ini hanya fokus di Kedai Pancake Bakar saja, serta mencari hal-hal lain yang bisa saya buat jualan sembari tetap bekerja (ga kemana-mana) dan muncullah ide jualan-online saya..

Oh iya, ada yang lupa, saya juga berprofesi jadi tukang foto anak sekolah di akhir tahun ajaran, buat kenang-kenangan, atau untuk dokumentasi sekolah..

Pembuat dan penjual kartu valentine, dan mawar valentine tanggal 14 Februari, EO kecil-kecilan, mengorganisasi bazaar dan pameran kecil2an juga…

Makanya ketika saya ditanya : apa pekerjaan anda? (hal ini sering banget ditanyakan orang yang baru kenal, apalagi yang lebih tua) saya agak bingung menjawab.. biasanya saya hanya berkata : macam-macam sih…

lalu saya dibilang : oooo… pekerja serabutan ya?? *gubraks!*

Yah terserah saja apa kata orang : saya bahagia dengan diri saya sekarang (itu yang terpenting) dan terus mencari, mencari, mencari, berusaha, berusaha lebih baik, lebih baik…

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s