Arsip Kategori: Uncategorized

Saya Kehilangan….

Dua hari ini saya kehilangan… jadi sedih…. pengen nangis, tapi ga bisa…

bukan barang, bukan uang…

Saya mendengar kabar kehilangan dua orang yang saya sukai : Cak Bud, tukang pangsit mie langganan saya, dan Si Mbah penjual es campur, langganan saya juga..

Lho… jangan ketawa… beneran ini…

Pangsit Mie Favorit

Saya sudah langganan dengan kedua orang tersebut sejak kurang lebih 10 tahun lalu.  Lokasi berjualan Cak Bud dan Si Mbah ini berhadapan… jadi begitu jam makan siang tiba… saya suka nongkrong di bangku kayu dibawah tiang listrik, di belakangan rombong Cak Bud, dan melambaikan tangan ke arah si mbah, untuk memesan es campur…

Kalau makannya satu orang, ya tunjukkan satu jari ke arah si Mbah di seberang jalan…. kalo pesen lima, ya tinggal kembangkan tangan….

jadi begitu pangsit mie matang… es campur pun datang… huwaaaahhh…. nikmat…

Pangsit Cak Bud ini semula di depan Bank Permata, jalan bromo…. tapi karena kegusur,kemudian pindah di depan kantor DIOMA…

Pelanggannya banyak, pegawai bank, peserta kursus komputer, karyawan dioma, pegawai asuransi, ibu-ibu yang pulang jemput anak dll…. dan disitu muncul suatu obrolan yang gayeng, ayem, menyenangkan…  satu pembeli dengan yang lain, yang tidak saling kenal, bisa ngobrol dengan enaknya…

Di samping itu pangsitnya emang enak…. dan rasanya tidak pernah berubah… ramah di kantong pula…

Saya benar-benar kehilangan… meski istri Cak Bud sekarang tetap meneruskan jualanya dengan rasa yang hampir sama (tidak sama)… tetap aja terasa berbeda…

Pangsit Mie Istimewa favorit saya (pake ampela ayam, ga pake atinya…), sekarang ditemani sebotol teh… tidak lagi semangkok es campur yang nikmat..

Iya. Cak Bud sudah kembali kepada Yang Kuasa karena terkena angin duduk…. sedangkan si Mbah, tak bisa lagi berjualan, karena terserang stroke…

Ya Allah, lindungilah orang-orang ini, meski sederhana… mereka membawa kegembiraan untuk banyak orang saat makan siang..

Ternyata saya pernah menulis tentang Pangsit Cak Bud di Makanan Favorit Versi Pipiw

Juice Strawberry : Solusi Saat Capek Bekerja

Juice Strawberry

Belakangan ini cuaca enggak menentu… sebentar panas, sebentar hujan…

Ditambah dengan kegiatan editing data rekening belangan ini.. udah mata capek banget, pikiran juga penuh… jadi rasanya cepet capek…

Enggak tau kenapa juga tim ABACUS ini jadi hobi minum jus stroberi..menurut teman-teman bikin “cheer up” selain warnanya yang merah… juga enak banget ternyata…

Ternyataaaaa…buah stobery berwarna merah ini mengandung vitamin  yang dapat mengurangi resiko berkembangnya kanker. kandungan vitamin  dalam strawberry merupakan mineral yang dapat mengendalikan tekanan darah tinggi, selain itu buah ini banyak mengandung zat besi yang berfungsi untuk memproduksi sel darah merah.

Kita sebagai perempuan emang lebih banyak membutuhkan zat besi sehingga lebih dianjurkan untuk mengkonsumsi jus strawberry secara rutin.

Buah strawberry juga mengandung vitamin A dan C, kalsium dan fosfor. vitamin A dan C sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh. kalsium dan fosfor berguna untuk pembentukan tulang dan gigi, menjaga kesehatan jantung dan mengurangi penimbunan racun atau toksin dalam darah. selan itu kalsium dan fosfor berguna untuk menjaga kesehatan kulit dan menghaluskan kulit yang kasar. kandungan asam salisilat yang ada dalam strawberry dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membuka pori2 yang tersumbat.

Jadi kerjaan selesai… tim ini bakalan lebih sehat dan cerah.. *berharap* hihihi

 

Bahannya:

Buah stroberi segar : 2 cangkir
Gula: 1-2 sdm
Gula vanili: 1 sdm (atau menggantinya dengan gula biasa dan ekstrak vanili)
Air: 1 cangkir, dingin (atau ganti dengan air mineral cup)
Lemon: 1 sdm (segar diperas)

Cara membuatnya:

Potong stroberi menjadi irisan tipis. Taburi di atasnya dengan 1 sdm gula dan 1 sdm gula vanili.
Biarkan di kulkas selama dua jam sampai gula mencair.
Giling stroberi dengan air dingin dan air jeruk dalam blender.
Cicipi dan tambahkan gula jika diperlukan.
Saring jus dan sajikan dingin.

Memasang Tombol Share Facebook & Twitter di Postingan WordPress

Lama nggak ngeblog, saya kok merasa gaptek ya… hwhwhw…
utek-utek features di web, maupun blog, jadi bingung… akhirnya nanya-nanya lah ke mbah google..

Karena mo serius nge blog lagi (ini beneran loh!), pengen banget munculin tombol share facebook dan twitter dibawah postingan..

Tips dari beberapa situs dicoba, mulai pasang HTML Code sampe plugin… eeeh… akhirnya yang ketemu sederhana banget : Pilihan Sharingnya ada di Dashboard WordPress sendiri..

So thx.. yaaa

Bagi yang mo coba.. ini linknya : https://mastergomaster.wordpress.com/tag/cara-memasang-tombol-share-facebook/

Sawiran di Tosari – Bromo

Bapak Sudianto, Petani Kentang di Tosari

Kecamatan Tosari , Kabupaten Pasuruan, dikenal wisatawan sebagai pintu gerbang menuju kawasan wisata Bromo-Tengger Semeru. Dan di siang hari yang sejuk dan berkabut itu kami bertemu dengan Bapak Sudianto salah satu petani kentang yang sudah menjadi anggota CU Sawiran selama 3 tahun.

“Selamat Siang,” sapanya. Ya inilah ladang saya, tunjuknya ke hamparan hijau yang luas. Di lahan yang terletak di kemiringan sekitar 45 derajat itu ia menanam kol putih dan kentang sebagai komoditi utama.

Tosari memang dikenal dengan kentang sebagai hasil pertanian yang berkualitas baik. Kentang Tosari memang dikenal sebagai salah satu kentang dengan kualitas terbaik di Indonesia, bersama dengan kentang dari Dieng, Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, dan kentang dari Lembang, Jawa Barat. Terbukti dari kualitas kentang yang dikenal dengan kualitas A, yaitu kentang dengan jumlah per kilogramnya mencapai 16 buah, maupun kentang kualitas B yang mencapai 24 buah setiap kilogramnya.

Tentang pemasaran hasil pertaniannya, Pak Sudianto tidak pernah merasa kesulitan dalam pemasaran. “Ada pengepul yang datang kesini dan membelinya,” ceritanya. Untuk hasilnya sungguh bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Untuk setiap hektar lahan, akan menghasilkan kurang lebih 20 ton kentang yang berkualitas, tuturnya. Sedangkan masa tanamnya selama empat sampai enam bulan untuk dapat dipanen hasilnya, tergantung dengan musim dan kondisi cuaca disana. Untuk pembelian bibit, pupuk dan modal kerja, Pak Sudianto memilih menggunakan Pinjaman Musiman. “Prosesnya mudah dan cepat, bunganya ringan,” ceritanya

Pada musim liburan, bapak satu anak yang seluruh keluarganya sudah menabung di Sawiran ini memanfaatkan kedatangan wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing untuk memperoleh rejeki tambahan. Memang bagi para wisatawan yang ingin menyaksikan sunrise di Puncak Penanjakan, Tosari yang merupakan salah satu jalur favorit karena keindahan alam dan keramahan penduduknya juga mendukung minat mereka untuk berkunjung.

Untuk menuju Puncak Penanjakan dan dilanjutkan dengan perjalanan ke lautan pasir Bromo, wisatawan disarankan menggunakan jeep, karena medan yang cukup sulit bagi yang belum berpengalaman dan Pak Sudianto menjadi salah satu driver yang ikut mengantarkan mereka melihat keindahan Bromo. “Sekarang sudah teratur, wisatawan dengan mudah bisa menggunakan jeep untuk ke Bromo, karena harga sudah diseragamkan, dan jadwal keberangkatan juga sudah diatur.”

Udara semakin dingin dan hujan mulai turun, menandakan pembicaraan di tengah alam yang indah ini harus diakhiri. Maka ketika kami menanyakan harapan Pak Sudianto ke depan, beliau menjawab :
“Saya ingin Sawiran tetap ada di tengah masyarakat seperti kami ini, para petani yang jauh dari kota dan membutuhkan rekan dalam mengembangkan usaha dan pertanian. Saya juga ingin tetap menjadi satu keluarga besar dengan Sawiran dan saling bekerjasama mengembangkan perekonomian masyarakat di Tosari.”

Partnership KPB

Kerjasama pembukaan outlet Kedai Pancake Bakar, ada 2 macam :

Pertama Partnership Kedai, biayanya 35 juta, dari kami :
1. Perlengkapan makan dan minum
2. Pelengkapan Dapur
3. Perlengkapan Pomosi
4. Training di tempat selama 2 minggu penuh
5. Bahan baku makanan dan minuman 6. Berbagai macam makanan dan minuman (Pancake Bakar, Roti Bakar, Sandwich Bakar, Kentang Goreng, Nasi Goreng, Nasi Mentega, Nasi Omelet, Berbagai macam kopi dan minuman lain)

Yang disediakan oleh partner hanyalah :
1. Tempat usaha, bisa ruko, atau bangunan rumah.. (dengan lokasi yang strategis tentunya)
2. Meja Kursi
3. Tenaga Operasional 3 orang

Untuk Partnership Booth, biayanya 27,5juta. Dari kami :
1. Perlengkapan makan dan minum
2. Booth dan perlengkapannya
3. Perlengkapan Pomosi
4. Training di tempat selama 2 minggu penuh
5. Bahan baku makanan dan minuman
6. Berbagai macam makanan dan minuman (Sama dengan kedai, namun tanpa jenis-jenis nasi.)

Yang disediakan oleh partner hanyalah :
1. Tempat usaha, dengan lokasi yang strategis, karena menggunakan booth tidak harus bangunan rumah/ruko, bisa menggunakan teras terbuka…
2. Kursi (dan meja apabila diperlukan)
3. Tenaga Operasional 2 orang

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.